Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penerapan ODOL, Daimler: Tak Ada Penyesuaian Produk

Semua lini produk Daimler di Indonesia, yaitu Mercedes-Benz Trucks dan Bus, telah memenuhi persyaratan dan standar layak jalan yang ditetapkan oleh pemerintah di Indonesia.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 18 Februari 2020  |  20:49 WIB
Jajaran merek truk Daimler Group. - DAIMLER
Jajaran merek truk Daimler Group. - DAIMLER

Bisnis.com, JAKARTA - PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DVCI) tidak akan melakukan penyesuaian produk  terkait dengan upaya pemberantasan truk obesitas atau over dimension over load (ODOL).

Arizta Quintasari, Corporate Communication & Public Relation Manager DVCI mengatakan bahwa tidak ada penyesuaian terhadap produk kendaraan niaga Mercedes-Benz.

"Pada dasarnya semua produk DCVI telah mengikuti standard regulasi yang telah ditetapkan pemerintah di Indonesia," ujar Arizta saat dihubungi Bisnis, Selasa (18/2/2020).

Dia menambahkan, semua lini produk Daimler di Indonesia, yaitu Mercedes-Benz Trucks dan Bus, telah memenuhi persyaratan dan standar layak jalan yang ditetapkan oleh pemerintah di Indonesia.

Dengan pemenuhan standar tersebut, lanjutnya, produk-produk terbaru yang akan diluncurkan untuk pasar kendaraan niaga Indonesia juga akan mengikuti dan memenuhi regulasi dari pemerintah.

"Industri akan selalu terus bergerak. Apapun dampak dari ODOL ini, banyak pergerakan transportasi dan logistik yang tetap harus dilakukan," tuturnya.

Sementara itu, sejumlah pelaku industri tengah merapatkan konsolidasi demi meyakinkan pemerintah untuk menunda penerapan rencana peniadaan ODOL.

Kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 21/2019 tentang Pengawasan terhadap Mobil Barang atas Pelanggaran Muatan Lebih (Overloading) atau Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension) itu akan dilaksanakan secara penuh pada 2021. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz Daimler AG Truk ODOL
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top