Nissan Optimistis Pasar Mobil Cerah pasca Pemilu dan Pilpres

Industri otomotif yang sempat lesu sejak April lalu, karena adanya pemilu dan gejolak politik serta ekomomi,  diprediksi akan mulai mengalami perbaikan dengan adanya pertumbuhan pasar.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  20:13 WIB
Nissan Optimistis Pasar Mobil Cerah pasca Pemilu dan Pilpres
Test drive All New Nissan Livina dimulai dari Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, menuju Solo dan Yogyakarta pada 24-25 Juni 2019. - BISNIS.COM/Aprianus Doni Tolok

Bisnis.com, SEMARANG – Industri otomotif yang sempat lesu sejak April lalu, karena adanya pemilu dan gejolak politik serta ekomomi,  diprediksi akan mulai mengalami perbaikan dengan adanya pertumbuhan pasar.

Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT. Nissan Motor Indonesia, mengatakan jika Mei dan April lalu pasar otomotif mengalami penurunan sekitar 15%. Penurunan ini disebabkan karena adanya masa kampanye dan pemilu serentak.

“Ditambah dengan kondisi eknomi serta stablitas politik jelang pemilu memberikan pengaruh pada pasar otomotif,” katanya saat ditemui disela persiapan Test Drive All New Nissan Livina di Klenteng Sam Poo Kong, Senin (24/6/2019).

Menurut dirinya, kondusifitas paska pemilu saat ini nantinya akan membawa imbas yang baik bagi pasar otomotif di Indonesia termasuk di wilayah Jateng-DIY. Ia meyakini akan ada pertumbunan pasar yang cukup besar. 

“Saat ini Nissan juga terus menggerakkan penjualan produk apalagi menjelang GIAS. Ditunjang stabilitas politik dan ekonimi yang terus membaik, dan diharapkan terus stabil,” jelasnya. 

Head of Product Communications  PT. Nissan Motor Indonesia  Hana Maharani menambahkan Nissan tengah fokus meningkatkan angka penjualan dengan produk barunya All New Nissan Livina, bakal diterima di Jateng-DIY.

“Untuk angka penjualan, saat ini belum bisa ditampilkan. Kita terus coba meningkatkan awareness masyakakat terhadap produk ini dulu, kalau masalah target tentu sebanyak-banyaknya,” tambahnya.

Dia menjelaskan, target utama yang saat ini diusung adalah membawa Nissan menjadi top of main di industri otomotif, apalagi Nissan sudah lama tidak mengeluarkan model baru selama beberapa tahun terakhir.

"Bagi kami suara konsumen adalah hal yang utama, kami juga sedang mengumpulkan suara konsumen terkait fitur apa yang harus diperbaiki, harapannya tentu bisa mendongkrak penjualan,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nissan, Pasar Mobil

Editor : Sutarno
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top