Perusahaan Mobilitas Daimler dan BMW Diproyeksi Terwujud 2019

Perusahaan mobilitas bersama yang dirancang Daimler AG dan BMW Group diproyeksikan baru akan terwujud pada 2019, mengingat Penyelesaian transaksi diproyeksikan urung tercapai di sisa pekan tahun ini.
Fatkhul Maskur | 08 Desember 2018 19:00 WIB
BMW Group bertekad untuk terus mendorong pergerakan e-mobility sembari menghantarkan Sheer Driving Pleasure kepada seluruh penggemar BMW dan MINI di Indonesia. - BMW

Bisnis.com, STUTTGART - Perusahaan mobilitas bersama yang dirancang Daimler AG dan BMW Group diproyeksikan baru akan terwujud pada 2019, mengingat Penyelesaian transaksi diproyeksikan urung tercapai di sisa pekan tahun ini.

Daimler AG dan BMW Group telah mengantongi persetujuan proyek oleh Komisi Uni Eropa, namun masih melanjutkan pembicaraan dengan otoritas antitrust Amerika Serikat.

Kedua mitra tersebut juga tengah mengejar penyelesaian transaksi, yang semula direncanakan untuk 2018.

Dalam konteks ini, perkiraan valuasi positif dan efek pendapatan yang signifikan di Daimler Financial Services akan direalisasikan pada 2019. Dengan demikian, perkiraan laba untuk divisi Daimler Financial Services telah berkurang untuk 2018.

Divisi ini sekarang mengharapkan EBIT menjadi lebih rendah secara signifikan daripada di tahun sebelumnya. Perkiraan untuk EBIT Grup Daimler di tahun keuangan 2018 tetap tidak terpengaruh dan tidak berubah. Seperti diumumkan sebelumnya, transaksi tidak akan memiliki dampak arus kas pada bisnis industri.

Dengan usaha patungan mereka, Daimler AG dan BMW Group berencana untuk menggabungkan layanan mobilitas mereka di bidang berbagi mobil, mengemudi, parkir, pengisian daya dan multimodality, dan untuk menciptakan salah satu penyedia layanan mobilitas inovatif yang terkemuka.

Kedua pabrikan mobil ingin membentuk masa depan mobilitas untuk menawarkan kepada pelanggan mereka pengalaman unik dan untuk mendukung mitra seperti kota dan kota di sepanjang jalan untuk mencapai mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.

Di masa depan, pelanggan akan memiliki ekosistem layanan mobilitas yang holistik, cerdas, dan terhubung dengan baik yang mereka miliki dengan satu sentuhan tombol.

Dengan cara ini, kedua mitra tersebut menangani tantangan mobilitas perkotaan serta persyaratan pelanggan dan, bersama dengan kota, kota dan kelompok kepentingan lainnya, membantu meningkatkan kualitas hidup di kota-kota besar.

Tag : Daimler AG, BMW Group Indonesia
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top