10 Juta Mobil Toyota Dilengkapi Paket Safety Sensing

Toyota Motor Corp mengumumkan bahwa jumlah kendaraan global yang dilengkapi dengan Toyota Safety Sense (TSS) 1, paket keselamatan pencegahan kecelakaan, telah mencapai angka 10 juta unit, sekitar 3,5 tahun setelah diperkenalkan pada Maret 2015.
Fatkhul Maskur | 28 November 2018 11:40 WIB
Toyota Safety Sensing. - TMC

Bisnis.com, TOYOTA CITY Toyota Motor Corp. mengumumkan bahwa total kendaraan global yang dilengkapi dengan Toyota Safety Sense (TSS) 1, paket keselamatan pencegahan kecelakaan yang dikembangkan Toyota, telah mencapai angka 10 juta unit, sekitar 3,5 tahun setelah pengenalannya pada Maret 2015.

"Diperkirakan bahwa dalam tahun ini, 3 juta kendaraan di Jepang dan 5 juta kendaraan di Amerika Utara akan dilengkapi paket itu," demikian siaran pers Toyota Motor, Senin (26/11/2018).

Toyota pertama kali memperkenalkan paket keselamatan ini pada seri Corolla, yang didasari dengan keyakinan bahwa teknologi keamanan adalah vital. Toyota Safety Sense saat ini dilengkapkan pada sekitar 90% kendaraan Toyota dan Lexus untuk pasar Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Saat ini, teknologi tersebut telah diperkenalkan di 68 negara dan wilayah, termasuk China, negara Asia terpilih lainnya, Timur Tengah, dan Australia.

Toyota Safety Sense membantu menghindari atau mengurangi kerusakan dan / atau cedera akibat kecelakaan lalu lintas serius, berdasarkan data kecelakaan dari Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Paket Toyota Safety Sense terdiri dari tiga aspek.

Pertama, Sistem Pra-Tabrakan (PCS): membantu mencegah dan mengurangi kerusakan dari tabrakan belakang-akhir yang melibatkan kendaraan dan / atau pejalan kaki.

Kedua, Lane Departure Alert (LDA): membantu mencegah kendaraan menyimpang dari jalur mereka dan tabrakan langsung

Ketiga, Automatic High Beam (AHB): berkontribusi terhadap deteksi dini pejalan kaki dan pengurangan kecelakaan saat mengemudi di malam hari.

Tabrakan belakang.

Ini adalah jenis kecelakaan yang paling umum di Jepang yang melibatkan kendaraan yang dilengkapi dengan Toyota Safety Sense telah berkurang sekitar 70%. Jika TSS dan Intelligent Clearance Sonar (ICS), yang mencakup tabrakan kecepatan rendah digabungkan, tabrakan belakang berkurang sekitar 90%.

Toyota Safety Sense semakin berkembang berdasarkan pendekatan dua cabang untuk memperkuat kemampuan adaptasinya terhadap kecelakaan lalu lintas yang melibatkan korban jiwa dan / atau cedera, dan semakin mempopulerkan paket tersebut, yang bertujuan menuju tujuan untuk sepenuhnya menghilangkan korban jiwa dan cedera.

Toyota Safety Sense generasi kedua, diperkenalkan pada Januari 2018, membuat perbaikan dalam pendeteksian dan kinerja dibandingkan dengan versi sebelumnya, dan memungkinkan paket untuk menanggapi kecelakaan pejalan kaki dan / atau sepeda pada malam hari.

Pengembangan lebih lanjut berfokus pada perluasan adaptasi terhadap kecelakaan lalu lintas yang melibatkan korban jiwa dan / atau cedera, seperti dengan pejalan kaki dan tabrakan dengan lalu lintas yang mendekat di persimpangan.

Toyota dan Lexus menargetkan pengenalan paket ini di 100 negara dan wilayah, termasuk Asia dan Amerika Latin, pada tahun 2020.

Dengan fokus untuk menyediakan semua orang dengan mobilitas yang aman dan andal, Toyota menganggap Safety Sense sebagai landasan pembuatan mobil yang aman. Toyota akan terus mengembangkan keselamatan dari berbagai perspektif, termasuk meningkatkan kesadaran seperti "Mendukung Toyota" dan dengan mendukung pengembangan lingkungan lalu lintas yang mencakup penggunaan Sistem Transportasi Cerdas (ITS) dan teknologi terhubung.

Tag : Toyota Motor Corporation
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top