MMKSI Pastikan Mobil Penumpang Mitsubishi Produksi Oktober Berstandar Euro 4

Mitsubishi Motors memastikan semua kendaraan penumpang yang diproduksi pada Oktober telah memenuhi standar Euro 4. Adapun, untuk kendaraan komersial belum karena aturan untuk kendaraan komersial belum berlaku tahun ini.
Thomas Mola | 02 November 2018 22:30 WIB
Mekanik Mitsubishi. - MKKSI

Bisnis.com, JAKARTA—Mitsubishi Motors memastikan semua kendaraan penumpang yang diproduksi pada Oktober telah memenuhi standar Euro 4. Adapun, untuk kendaraan komersial belum karena aturan untuk kendaraan komersial belum berlaku tahun ini.

Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncoro mengatakan, semua kendaraan penumpang yang diproduksi pada bulan lalu telah memenuhi standar emisi Euro 4.

“Produksi Oktober sudah Euro 4. Kami tidak ada masalah. Kalau komersial kayaknya hampir sama dengan semua merek [belum] karena faktanya komersial belum Oktober tahun ini,” ujarnya di Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Adapun, Mitsubishi Motors memiliki pabrik untuk kendaraan penumpang dengan kapasitas 160.000 unit per tahun. Pabrik itu memproduksi tiga varian kendaraan penumpang yakni low multipurpose vehicle (LMPV) Xpander dan sport utility vehicle (SUV) Pajero Sport dan Outlader.

Selain itu, PT Krama Yudha Ratu Motor juga memproduksi kendaraan niaga ringan yakni pikap T-120SS dan L300. Gaikindo mencatat total produksi Mitsubishi Motors hingga September 2018 sebanyak 118.673 unit kendaraan, naik 224,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebelumnya, Head of MMC Sales and Marketing Group MMKSI Imam Choeru Cahya mengatakan, Mitsubishi Motors sudah siap menerapkan Euro 4. Adopsi standar emisi tersebut tidak banyak berkontribusi terhadap pertubahan harga Xpander khususnya.

Perubahan harga Xpander pada Oktober 2018, terjadi karena penambahan fitur pada dua tipe Xpander yang dipasarkan kepada konsumen. “Mitsubishi sudah kompatibel dengan regulasi pemerintah,” tambahnya.

Tag : Mitsubishi Xpander
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top