Hadapi Masyarakat Mobilitas, Toyota Ubah Jaringan Penjualan di Jepang

Toyota Motor Corporation (Toyota) berencana membangun jaringan penjualan Jepang yang lebih berakar regional agar mampu menyediakan layanan mobilitas baru untuk bertahan pada masa transformasi 1 abad ini.
Fatkhul Maskur | 02 November 2018 10:10 WIB
Diler Toyota. - BISNIS.COM

Bisnis.com, TOYOTA CITY - Toyota Motor Corporation (Toyota) berencana membangun jaringan penjualan Jepang yang lebih berakar regional agar mampu menyediakan layanan mobilitas baru untuk bertahan pada masa transformasi 1 abad ini.

Toyota akan mengganti struktur operasi penjualan berbasis salurannya dan gaya kerjanya dengan struktur dan gaya kerja berbasis kawasan mulai Januari, untuk mengganti fokus nasional ke fokus pada penciptaan outlet penjualan "terbaik di kota", sehingga lebih mampu menangani kebutuhan regional.

Toyota akan mewujudkan hal tersebut selama periode transisi 2022--2025, termasuk menyediakan semua model di semua outletnya untuk memenuhi kebutuhan semua pelanggan.

Selain itu, Toyota akan membangun bisnis berbagi mobil baru. Dengan penggunaan car-sharing yang diharapkan meningkat di masa depan, perusahaan penjualan Toyota, berdasarkan fokus baru pada mobilitas, akan menyediakan layanan yang terkoordinasi dengan bisnis non-otomotif, pemerintah lokal, dan entitas lainnya, dan bertujuan untuk menjadi perusahaan yang meningkatkan kemakmuran masyarakat daerah.

Inisiatif ini akan dimulai pada April 2019 dengan integrasi empat perusahaan penjualan Toyota yang dimiliki langsung di Tokyo untuk membentuk Toyota Mobility Tokyo, Inc.

Sementara sistem beberapa saluran penjualan Toyota akan terus ada secara nasional, sistem seperti itu akan diganti di Tokyo oleh perusahaan baru, yang, sebagai "satu Toyota", akan menjadi yang pertama di Jepang yang memulai penjualan semua model kendaraan melalui semua outlet penjualan, dan akan menerima tantangan untuk menyediakan layanan mobilitas baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Toyota Motor Corporation

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top