Meski Penjualan KBH2 Turun, Peminat Segmen Entry Dinilai Masih Tinggi

Meski penjualan menurun sepanjang 9 bulan pertama tahun ini, minat masyarakat terhadap mobil segmen entry dinilai masih tinggi. Mayoritas pembeli kendaraan bermotor tersebut merupakan pembeli pertama atau first buyer.
Yudi Supriyanto | 29 Oktober 2018 11:30 WIB
Model berfoto pada peluncuran Toyota New Agya, di Jakarta, Jumat (7/4). - Antara/Audy Alwi

Bisnis.com, JAKARTA—Meski penjualan mobil hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) menurun sepanjang 9 bulan pertama tahun ini, minat masyarakat terhadap mobil segmen entry dinilai masih tinggi. Mayoritas pembeli kendaraan bermotor tersebut merupakan pembeli pertama atau first buyer.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Franciscus Soerjopranoto, mengungkapkan, volume penurunan penjualan ke dealer atau wholesales kendaraan bermotor hemat energi & harga terjangkau yang terjadi pada bulan lalu karena pasar juga mengalami penyesuaian. Akan tetapi, kontribusi penjualan pada segmen entry tersebut mengalami peningkatan jika melihat kontribusi penjualannya.

“Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap segmen entry masih tinggi, di mana mayoritas diisi oleh segmen first buyer,” kata Soerjo belum lama ini kepada Bisnis.

Dia menjelaskan, kontribusi kendaraan bermotor mobil Agya pada September tahun ini berkontribusi sekitar 87,4% dari total penjualan hatchback Toyota. Sementara pada bulan yang sama tahun lalu, kontribusi Agya hanya 66,6% dari total hatchback perusahaan.

Adapun penjualan ke dealer Calya berkontribusi sebesar 27,1% dari total penjualan kendaraan serbaguna perusahaan pada September 2018. Calya, dia menuturkan, masuk di segmen entry multipurpose vehicle (MPV).

Menurutnya, kontribusi penjualan ke dealer Calya pada September tahun lalu hanya sebesar 25,5%. Oleh karena itu, terdapat peningkatan sebesar 1,6% pada wholesales kendaraan bermotor mobil tersebut.

Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menuturkan, volume penjualan ke diler kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau pada tahun ini memasuki masa stabil dan diprediksi akan tetap stabil sampai akhir 2018.

Perusahaan, lanjutnya, menargetkan penjualan ke diler KBH2 perusahaan sebanyak 93.000 di akhir tahun ini atau mempertahankan rata-rata wholesales sekitar 7.700 unit per bulan.

Volume penjualan ke dealer KBH2 perusahaan menunjukkan angka tertinggi pada 2016 dan 2017 karena pada pertengahan 2016 terdapat model baru Sigra dan Calya. Kedua model kendaraan bermotor mobil tersebut, lanjutnya mendapatkan respon positif dari pasar.

Impact dari launching period masih terus dirasakan sampai 2017,” katanya.

Tag : KBH2
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top