Mercedes-Benz Luncurkan Model Baru, Pasar MPV Mewah Tambah Ramai

Pasar kendaraan bermotor mobil serbaguna atau multipurpose vehicle (MPV) dipastikan akan semakin ramai pada tiga bulan terakhir tahun ini dengan meluncurnya kendaraan serbaguna oleh PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI).
Yudi Supriyanto | 08 Oktober 2018 08:15 WIB
Mercedes-Benz V-Class. - MERCEDES/BENZ

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar kendaraan bermotor mobil serbaguna atau multipurpose vehicle (MPV) dipastikan akan semakin ramai pada tiga bulan terakhir tahun ini dengan meluncurnya kendaraan serbaguna oleh PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI).

Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operation and Network Development MBDI, mengungkapkan pihaknya mulai memperluas segmen pasar kendaraan bermotor mobilnya dengan meluncurkan varian baru MPV V-260 berbahan bakar bensin.

Menurutnya, peluncurkan kendaraan serbaguna berbahan bakar bensin tersebut dapat memberikan banyak pilihan kepada konsumen. Sebelumnya, perusahaan telah memiliki kendaraan roda empat tersebut dengan mesin diesel.

“Dengan produk yang baru ini kita harapkan bisa memberikan pilihan yang lebih kepada konsumen,” kata Kariyanto di Jakarta.

Dia menjelaskan, pasar kendaraan bermotor mobil serbaguna atau MPV merupakan pasar kendaraan roda empat dengan segmen terbesar. Oleh Karena itu, kehadiran MPV V-260 berbahan bakar bensin tersebut diharapkan dapat memperkuat segmen kendaraan serbaguna perusahaan.

Tidak hanya itu, peluncuran kendaraan bermotor mobil serbaguna Mercy juga diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan perusahaan. “Diharapkan volumenya ke depan juga akan semakin meningkat,” katanya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilihat Bisnis, pangsa pasar penjualan ke dealer kendaraan bermotor mobil serbaguna di dalam negeri dalam daftar Gaikindo secara keseluruhan dari Januari sampai Juni tahun ini mencapai 31,29% dari total wholesales, 553.757 unit.

Wholesales kendaraan serbaguna secara keseluruhan pada semester pertama tahun ini sebanyak 173.288 unit atau lebih tinggi 2.138 unit dibandingkan penjualan ke dealer periode yang sama tahun lalu, yakni 171.150 unit.

DOUBLE DIGIT

Selain meluncurkan the new V 260, MBDI juga meluncurkan all new A-Class dan CLS. Peluncuran produk baru tersebut merupakan salah satu strategi perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasarnya di segmen premium.

Perusahaan berharap pertumbuhan penjualan ritel dapat mencapai double digit pada penghujung tahun ini dibandingkan penjualan sepanjang tahun lalu.

Sepanjang 9 bulan tahun ini, Kariyanto mengungkapkan penjualan ritel perusahaan tumbuh sekitar 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan mencatat penjualan pada Januari—September sebanyak 2.840 unit.

Sedan merupakan jenis kendaraan bermotor mobil dengan pemberi kontribusi terbesar. Sementara kontribusi sport utility vehicle (SUV) naik menjadi 35% terhadap kontribusi penjualan ritel perusahaan pada Januari—September 2018.

Dia menuturkan, daya beli konsumen kendaraan bermotor mobil perusahaan pada saat ini masih baik. Akan tetapi, kebijakan pemerintah menaikkan pajak impor kendaraan bermotor mobil secara utuh dan pelemahan nilai rupiah mulai membuat konsumen bertanya mengenai harga.

Saat ini, lanjutnya, perusahaan telah menaikkan harga kendaraan bermotor mobil S-Class dan GLC. Akan tetapi, kenaikan harga tersebut tidak murni karena pelemahan nilai tukar rupiah.

Kenaikan harga yang terjadi pada S-Class dan GLC masig-masing sebesar Rp100 juta dan Rp50 juta juga lebih karena adanya penambahan spesifikasi kendaraan. Mobil Mercedes-Benz lain yang tidak mengalami penambahan spesifikasi tidak mengalami kenaikan harga.

Tag : Mercedes-Benz Van
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top