Kurva-S: Mobil Listrik Akan Kontribusi Penjualan Hingga 50% pada 2027

Volume plug-in hampir empat kali lipat sejak 2014 dan berlanjut pada tingkat adopsi saat ini akan berarti bahwa sekitar setengah dari penjualan mobil dunia adalah plug-in, pada 2027.
Muhammad Khadafi | 27 Mei 2018 01:15 WIB
Pengunjung melewati stan dengan BMW X1 xDrive25Li yang ditampilkan selama pameran otomotif Auto China 2016 di Beijing, China, 25 April 2016. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Volume plug-in hampir empat kali lipat sejak 2014 dan berlanjut pada tingkat adopsi saat ini akan berarti bahwa sekitar setengah dari penjualan mobil dunia adalah plug-in, pada 2027.

Seperti dikutip EV.Volume.com, penggunaan teknologi baru sering mengikuti S-kurva dan jarang merupakan fungsi linear. Apa yang tampak tak terbayangkan hari ini bisa sangat mungkin untuk masa depan.

Pangsa global penjualan mobil baru 2017 hanya 1,34% dan prediksi kami adalah mencapai hampir 3% pada Desember 2018 dan 2% untuk tahun penuh. Jumlah yang kecil, tetapi seluruh sektor berkembang dengan sangat cepat.

Jumlah lokasi pengisian umum meningkat dua kali lipat dalam waktu 2 tahun. Plug-in tersedia di lebih dari 80 pasar di seluruh dunia, "Kami menghitung setidaknya 100 model dengan penjualan lebih dari 100 per bulan."

Model-model populer seperti Leaf baru, Tesla Model-3 memiliki daftar tunggu atau persediaan ketat. 

Biaya baterai telah turun sebesar 50% dalam 3 tahun terakhir.

Sejumlah pemimpin pabrikan mobil telah mengumumkan target portofolio EV hingga 25% dalam bauran penjualan mereka dalam dekade mendatang, di antaranya VW, BMW, dan Daimler.

Diesel bukan solusi lagi. Semakin banyak Pemerintah mendorong kendaraan nol-emisi. Layanan mobilitas menjadi listrik.

Semua ini berbicara untuk pertumbuhan yang cepat di tahun-tahun mendatang. "Proyeksi kami adalah 1,9 juta, 48% di atas tahun lalu."

Tag : Nissan Leaf, Mobil Listrik
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top