Audi Indonesia Incar Penjualan Tumbuh 42%, Begini Strateginya

PT Garuda Mataram Motor, distributor resmi Audi di Indonesia mengincar kenaikan penjualan setidaknya 42% tahun ini. Sejumlah langkah telah disiapkan, mulai dari menghidupkan kembali diler MT Haryono, peluncuran produk baru, dan rencana merangkul komunitas pecinta Audi.
Muhammad Khadafi | 27 April 2018 18:00 WIB
Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. Soebronto Laras (dari kanan), Importer/Dealer Network and Business Development Manager for Audi AG in South East Asia Christine Rudolph, dan Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor Jonas Cendana, berbincang di sela-sela Re-Opening AUDI Showroom di Jakarta, Kamis (26/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Mataram Motor, distributor resmi Audi di Indonesia mengincar kenaikan penjualan setidaknya 42% tahun ini. Sejumlah langkah telah disiapkan, mulai dari menghidupkan kembali diler MT Haryono, peluncuran produk baru, dan rencana merangkul komunitas pecinta Audi.

"Tahun depan kami kerja lagi dan naik pelan-pelan. Harapannya bisa jualan lebih dari 1.000 unit [per tahun] di Indonesia," kata Chief Operating Officer GMM Jonas Chendana di diler Audi MT Haryono, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Dia melanjutkan model SUV (sport utility vehicle) akan menjadi tulangg punggung. Perusahaan membanderol harga SUV paling murah senilai Rp665 juta. GMM melihat Audi mempunyai potensi baik di Indonesia. Kendati tanpa aktivitas selama beberapa tahun terakhir, sejumlah konsumen loyal masih ada hingga saat ini.

Melalui konsumen setia itu Audi coba mengedukasi segmen premium di Indonesia mengenai teknologi penggerak 4 roda. Fitur ini diklaim GMM menjadi pembeda dengan kompetitor. “Kami ingin bentuk Quattro [mobil Audi berpenggerak 4 roda]. Ini akan terlihat dari strategi pemasaran secara global ke depan,” kata Jonas.

Quatro adalah teknologi yang dikenalkan Audi pada pada Geneva Motor Show 1980. Produksi massal dilakukan pada 1991. Teknologi ini tidak hanya diterapkan pada SUV, tetapi juga sedan.

Kendati demikian, satu tantangan yang dihadapi perusahaan saat ini adalah harga jual kembali Audi di pasar mobil bekas. Seperti diketahui hal tersebut menjadi satu pertimbangan konsumen otomotif Tanah Air. Namun, seiring dengan berjalannya waktu hal ini akan dibenahi oleh GMM.

Dalam hal itu GMM tidak ingin menggunakan strategi mendirikan unit usaha yang khusus menangani penjualan Audi tangan kedua. Menurut Jonas, hal itu tidak menjamin bisa memberikan stabilitas harga jual.

“Pada akhirnya yang harus kita lakukan adalah mengubah mind set konsumen di Indonesia,” jelasnya. GMM menilai yang dicari konsumen mobil mewah adalah pelayanan purna jual, karena itu pengalaman kepemilikan mobil secara keseluruhan yang coba ditawarkan anak usaha grup Indomobil ini.

Perusahaan tidak akan menambah jaringan, akan tetapi peningkatan layanan yang akan dilakukan.

GMM telah membuka kembali diler terbesar yang ada di lantai dasar Indomobil Tower. President Director GMM Andrew Nasuri mengatakan Audi MT Haryono ini merupakan bukti bahwa Audi tetap ada dan selalu setia mendampingi konsumen.

"Dengan kapasitas ruang pamer yang memadai, kami akan terus menghadirkan model terkini dari Audi lengkap dengan layanan purna jual yang terus kami tingkatkan kualitasnya sesuai standar Audi," kata Andrew dalam sambutan pembukaan diler.

Diler ini memiliki fasilitas layanan 3S (penjualan, servis, dan suku cadang) dengan luas total ruang pamer dan bengkel 900 meter persegi. Ruang pamer dapat menampilkan 9 mobil sekaligus dan 3 area kerja mampu menampung hingga 12 mobil. 

Bengkel Audi juga menawarkan Same-Day Service setelah melakukan booking sebelum mobil dibawa ke bengkel. Selain itu diler ini dilengkapi dengan Direct Reception, dimana di area ini konsumen akan diberikan penjelasan mengenai kondisi mobilnya pada saat sebelum servis. 

Selain itu, fasilitas ini juga memiliki area untuk suku cadang dan purnajual untuk perawatan mobil dan perbaikan ringan lainnya.  "Kami yakin akan masa depan Audi yang menunjukkan potensi untuk berkembang di Indonesia," kata Andrew.

Adapun diler Audi MT Haryono pada awalnya merupakan Audi Center MT Haryono  yang dibangun pada tahun 2003 dan merupakan fasilitas 3S Audi terlengkap di Jakarta.  Sejalan perkembangan bisnis, area ini dilebur menjadi Indomobil Tower dan Fasilitas 3S Audi menempati lantai dasar dari Indomobil Tower yang baru diresmikan beberapa waktu yang lalu.

KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top