Porsche Siap Bangun Stasiun Pengisian Listrik di Indonesia Sebelum 2021

Porsche berencana membawa stasiun pengisian kendaraan listrik cepat atau fast charging station ke Indonesia guna mendukung kendaraan listrik yang akan dijualnya di dalam negeri.
Yudi Supriyanto | 27 April 2018 17:00 WIB
Porsche Panamara E Hybrid. - Porsche

Bisnis.com, JAKARTA—Porsche berencana membawa stasiun pengisian kendaraan listrik cepat atau fast charging station ke Indonesia guna mendukung kendaraan listrik yang akan dijualnya di dalam negeri.

Marketing & PR Manager Porsche Indonesia Andrew Worth, mengatakan, fasilitas pengisian kendaraan listrik tersebut akan dipasang di Porsche Center yang ada di Indonesia, yakni Jakarta dan Surabaya sebelum 2021.

“Sebelum 2021 di aftersales Porsche Center Jakarta [dan Surabaya] kita akan pasang fast charging station. Jadi, ketika customer siap membeli, kami ada fast charging station,” kata Andrew di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Dia menjelaskan, fasilitas pengisian kendaraan listrik yang akan dipasang di Porsche Center Jakarta dan Surabaya memiliki daya 350 mega watt (Mw) dan mampu mengisi baterai kendaraan full listrik dari 0%—80% dalam waktu lima belas menit.

Sementara waktu pengisian terhadap baterai plug in hybrid electric vehicle (PHEV) bisa lebih cepat lagi lantaran kapasitas baterai pada kendaraan PHEV lebih kecil dari kendaraan full electric.

Terkait besaran investasi yang disiapkan untuk mendatangkan stasiun pengisian kendaraan listrik tersebut, dia enggan memberitahukannya.

Selain akan mendatangkan stasiun pengisian kendaraan listrik, perusahaan juga sudah melakukan persiapan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memberikan pelatihan terhadap teknisi-teknisinya agar mampu menangani kendaraan listrik yang akan dijual di Indonesia.

Kemudian, perusahaan juga siap memasang stasiun pengisian kendaraan listrik di beberapa tempat lainnya seperti rumah konsumen. Sementara pemasangan stasiun pengisian kendaraan listrik di fasilitas umum lainnya dapat dilakukan jika volume kendaraan listrik yang terjual di daerah tersebut cukup masuk akal.

Saat ini, lanjutnya pihaknya masih menunggu aturan dari pemerintah terkait kendaraan listrik dan insentif yang akan diberikan. Insentif terhadap kendaraan listrik dan potongan pajak sedan dapat membantu meningkatkan permintaan.

Perusahaan, lanjutnya sudah siap mendatangkan model kendaraan listrik apa pun yang telah dimiliki oleh Porsche. Meskipun begitu, kendaraan listrik Porsche yang paling cocok untuk pasar Indonesia adalah Panamera 4 E-Hybrid yang saat ini sudah ada di Thailand.

Dia menuturkan, kendaraan tersebut sesuai dengan pasar Indonesia lantaran terdapat persamaan karakteristik antara Indonesia dengan Thailand.

Porsche Indonesia bukan merupakan salah satu anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan beberapa model bisnis untuk skenario apa pun terkait dengan beleid kendaraan listrik yang akan dikeluarkan oleh pemerintah.

Perusahaan, lanjutnya, akan men-support pelanggan terkait dengan kendaraan listrik Porsche yang dibelinya. Bahkan, perusahaan akan mencarikan jalan keluarnya jika regulasi yang ada ternyata cukup sulit ketika dikeluarkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
SPLU, Porsche Panamera Hybrid

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top