Penjualan SUV Toyota Melejit 36%

Toyota-Astra Motor mencatatkan pertumbuhan penjualan kendaraan sport utility vehicle pada bulan lalu tumbuh 36%.
Yudi Supriyanto | 16 April 2018 17:40 WIB
Presdir PT Toyota-Astra Motor (TAM) Yoshihiro Nakata (kanan), Wakil Presdir Henry Tanoto (kiri) dan Product Representative New C-HR Maruli Tampubolon (tengah) berfoto di depan Toyota New-CHR yang diluncurkan, di Jakarta, Rabu (10/4/2018)./ANTARA FOTO - Audy Alwi

Bisnis.com, JAKARTA –Toyota-Astra Motor mencatatkan pertumbuhan penjualan kendaraan sport utility vehicle pada bulan lalu tumbuh 36%.

Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor mengungkapkan, penjualan kendaraan sport utility vehicle (SUV) membukukan pertumbuhan penjualan 36% berkat New Rush yang mencatatkan wholesales 5.027 unit atau tumbuh 40,6%.

Kemudian, SUV Fortuner dengan penjualan mencapai 1.930 unit atau mengalami pertumbuhan sebesar 25,4% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Kebutuhan akan Toyota New Rush semakin positif dan untuk menjaga agar pelanggan tidak menunggu terlalu lama, suplainya ke pasar ditingkatkan sehingga di bulan Maret angkanya naik menjadi di atas 5.000 unit,” ujar Henry dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (16/4/2018).

Secara total, wholesales Rush sudah mencapai angka 12.000 unit pada tiga bulan pertama tahun ini. Kondisi tersebut berarti,  rata-rata pengiriman ke diler mencapai 4.000 unit per bulan.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan suplai dalam 3 tahun terakhir yang rata-rata hanya sekitar 1.600—2.200 unit per bulan.Segmen yang mencatatkan pertumbuhan terbesar kedua pada bulan lalu adalah MPV, yaitu 10,2%.

Pada Maret 2018, MPV Toyota membukukan total wholesales 19.511 unit. Avanza masih menjadi kontributor terbesar Toyota dengan wholesales sebanyak 7.097 unit pada bulan lalu.

Berdasarkan data Gaikindo, secara nasional pasar low MPV membukukan total penjualan 24.420 unit pada Maret lalu. Secara volume, angka ini cukup stagnan karena dalam 3 bulan pertama 2018 angkanya relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu di kisaran 24.000 unit/bulan.

Toyota berupaya untuk menyeimbangkan antara pasokan dan permintaan. Permintaan terhadap Avanza ternyata tetap meningkat sehingga pada Maret mencapai 7.000 unit.

Sementara itu, segmen hatchback juga berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan Toyota pada bulan lalu. Pengiriman ke diler hatchback Toyota pada Maret lalu tercatat sebanyak 3.396 unit atau tumbuh 9% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Yaris menjadi kontributor terbesar segmen hatchback dengan wholesales 1.287 unit. Permintaan yang cukup tinggi akan New Yaris membuat Toyota terus meningkatkan penjualan dan suplai pada Maret, sehingga ada kenaikan sebesar 16,1% dibandingkan dengan Februari 2018.

Selain mampu mendorong pertumbuhan angka penjualan Toyota, kehadiran Yaris ini diharapkan juga bisa lebih menggairahkan pasar di segmen hatchback.

“Di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif maka menjadi tantangan bagi Toyota untuk terus menjaga momentum pertumbuhan penjualan, salah satunya melalui produk-produk baru seperti Rush dan Yaris,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Toyota-Astra Motor, menambahkan.

Toyota tercatat melayani semua segmen pasar otomotif nasional dari sedan sampai kendaraan komersial. Total produk Toyota yang mengisi pasar otomotif nasional mencapai 27 line-up.

Segmen terbesar adalah MPV yang diisi 6 line-up mulai dari Calya di entry MPV, Avanza dan Sienta di segmen low MPV, Innova di segmen medium MPV, Voxy di segmen high MPV, dan Alphard di segmen premium MPV.

Secara keseluruhan, Toyota membukukan wholesales sebanyak 31.424 unit dan menguasai pangsa pasar sebesar 30,9% pada Maret 2018. Kinerja penjualan Toyota bulan lalu tumbuh 13,6% dibandingkan dengan Februari 2018 sebanyak 27.665 unit.

Tag : Toyota C-HR, Sport Utility Vehicle
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top