Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Belum Terima Pengajuan Uji Laik Jalan Bus Listrik MAB

Kementerian Perhubungan belum menerima pengajuan uji laik kendaraan bus listrik dari PT Mobil Anak Bangsa.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 06 Maret 2018  |  21:06 WIB
Model berfoto dengan bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB) pada ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Jakarta, Sabtu (3/3/2018). MAB mendapatkan komitmen pembelian 200 unit dengan nilai diperkirakan mencapai Rp700 miliar.  - Bisnis.com/Dwi Prasetya
Model berfoto dengan bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB) pada ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Jakarta, Sabtu (3/3/2018). MAB mendapatkan komitmen pembelian 200 unit dengan nilai diperkirakan mencapai Rp700 miliar. - Bisnis.com/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan belum menerima pengajuan uji laik kendaraan bus listrik dari PT Mobil Anak Bangsa.

Kasie Rancang Bangun Kendaraan Bermotor, Direktorat Sarana Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Joko Kusnanto mengatakan, pihaknya belum menerima pengajuan rancang bangun untuk kendaraan bus listrik PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

“Belum ada [pengajuan rancang bangun]. [Kendaraan bus listrik] PT MAB, setahu saya masih berupa prototype untuk pameran,” kata Joko kepada Bisnis, Selasa (6/3/2018).

Dia menjelaskan, bus yang berupa purwarupa hanya untuk di kalangan PT MAB karena penggunaannya hanya untuk riset. Oleh karena itu tidak diperlukan izin rancang bangun dari Kementerian Perhubungan.

Bus listrik PT Mobil Anak Bangsa perlu dilakukan uji tipe baik kendaraan lengkap maupun rancang bangun jika akan digunakan di jalan. “Kalau kendaraan tersebut akan dipakai di jalan tentu harus pakai uji tipe baik kendaraan lengkap maupun rancang bangun,” katanya.

Meski bus listriknya belum uji tipe, PT Mobil Anak Bangsa yang didirikan oleh Jenderal (Purn) Moeldoko itu telah mendapatkan komitmen pembelian 200 unit dari dua perusahaan otobus (PO), yakni PO Pahala Kencana 150 unit dan PO Sabar Subur 50 unit. Penandatangan komitmen tersebut dilakukan di ajang Giicomvec 2018, Sabtu ((3/3/2018).

Sehari berikutnya, MAB melakukan tanda tangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Angkasa Pura II untuk uji coba pengoperasian kendaraan bus listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Kami ajukan [uji laik jalan] segera, setelah pameran, Senin,” kata Presiden Direktur PT Mobil Anak Bangsa (MAB) Mayjen (Purn) Leonard  kepada Bisnis, Minggu (4/3/2018).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Uji Tipe Kendaraan Listrik Bus Listrik PT Mobil Anak Bangsa Bus Listrik MAB Jenderal (Purn) Moeldoko
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top