Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

World Premier di GIMS 2018, Mercedes AMG G 63 Alami Perubahan Terbesar

Dengan Mercedes-AMG G 63 yang baru (konsumsi bahan bakar gabungan: 13,2 l / 100 km; gabungan emisi CO2: 299 g / km), Mercedes-AMG G-Class telah mengalami perubahan terbesar dalam sejarahnya.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 05 Maret 2018  |  00:55 WIB
Mercedes AMG G 63. / bmw/amg.com
Mercedes AMG G 63. / bmw/amg.com

Bisnis.com, JAKARTA - Mercedes-AMG akan meluncurkan satu model world premier di ajang Geneva International Motor Show (GIMS) 2018 di Palexpo, 8-18 Maret. Model terbaru yang ditunggu-tunggu publik itu adalah Mercedes-AMG G 63.

Mercedes-AMG GmbH, yang biasa dikenal dengan AMG, adalah merek kendaraan berperforma tinggi yang digunakan oleh Mercedes-Benz. AMG secara independen mempekerjakan insinyur dan memproduksi dan mengkustomisasi kendaraan Mercedes-Benz AMG.

Mercedes-AMG G 63 adalah sport utility vehicle (SUV). Model terbaru AMG G 63 menggendong mesin anyar V8 biturbo 4,0 liter AMG yang menggantikan mesin V8 biturbo 5,5 liter pada model yang sama. Mesin ini menghasilkan 430 kW (585 hp), torsi maksimum 850 Nm, pada kisaran 2.500 - 3.500 rpm. Mesin ini mampu melakukan percepatan 0-100 km/jam dalam waktu 4,5 detik. Dengan paket Driver AMG, kinerja dinamis ini dipertahankan hingga kecepatan maksimum 220 km/jam, atau 240 km/jam.

Dengan Mercedes-AMG G 63 yang baru (konsumsi bahan bakar gabungan: 13,2 l / 100 km; gabungan emisi CO2: 299 g / km), Mercedes-AMG G-Class telah mengalami perubahan terbesar dalam sejarahnya.

Mercedes-AMG G 63 mendasari posisi uniknya di antara performa kendaraan off-road dengan sistem penggerak yang kuat, suspensi AMG Ride Control yang baru dikembangkan, mode transmisi AMG-specific dan interior baru dengan kokpit layar lebar yang optimal.

Performa dasar dari AMG Driving Performance baik ketika di jalan perkotaan maupun off road ditopang oleh mesin V8 biturbo 4,0 liter berkapasitas 430 kW (585 hp), penggerak roda belakang yang bias belakang (40:60) dengan tiga kunci diferensial, yaitu transmisi otomatis 9-percepatan yang sangat cepat, suspensi depan wishbone ganda independen, dan redaman disesuaikan adaptif.

Sementara itu, reinterpretasi dari desain yang tidak diragukan lagi menciptakan daya tarik yang kuat dengan kisi-kisi radiator AMG yang spesifik, lengkungan roda yang berkobar, pipa menyilang samping pada sistem pembuangan, dan roda hingga 22 inci.

"AMG G 63 yang baru membawa performa berkendara ke segmen kendaraan off-road yang tidak diragukan lagi dalam bentuk tidak terduga. Penting bagi kami untuk menyesuaikan diri dengan karakter asli karena status kultus yang dimiliki G 63 dengan pelanggan dan penggemar kami," kata Tobias Moers, CEO Mercedes- AMG GmbH.

Kendaraan ini bisa mencapai dimensi yang sama sekali baru dalam hal teknologi dengan mesin V8 biturbo 4.0 liter, dan dikombinasikan dengan karakteristik off-road, ketangkasan dan dinamika kendaraan tercipta.

"Ini berlaku untuk keseluruhan model seri G-Class. Mercedes-AMG bertanggung jawab atas pengembangan suspensi dan chasis serta kompetensi V8."

Data teknis

-Tipe Kendaraan: SUV
-Bahan Bakar: Bensin
-Silinder: 8
-Displacement (cm3): 3982
-Tipe berkendara: 4x4 permanen
-Jenis Transmisi: Otomatis
-Jumlah roda gigi: 9
-Konsumsi rata-rata dalam campuran (l/ 100km): 13,2
-Emisi CO2 (g/km): 299
-Horsepower DIN: 585

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

GIMS 2018 Geneva International Motor Show 2018 Mercedes-AMG
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top