Mengintip B8L Double-Deck, Bus Baru Volvo Berstandar Euro VI

Awal tahun ini, Volvo Buses meluncurkan produk terbaru B8L yakni sasis double-deck (tingkat) 3 poros ganda untuk memenuhi kebutuhan transportasi berkapasitas besar di pasar Asia Pasifik.
Fatkhul Maskur | 20 Februari 2018 09:00 WIB
Bus Tingkat Volvo B8L. - Volvo

Bisnis.com, JAKARTA - Awal tahun ini, Volvo Buses meluncurkan produk terbaru B8L yakni sasis double-deck (tingkat) 3 poros ganda untuk memenuhi kebutuhan transportasi berkapasitas besar di pasar Asia Pasifik.

B8L yang dirilis di acara Volvo Ocean Race di Hong Kong pada 25 Januari 2018 itu menambah lini produk terdepan bus perkotaan Volvo. Volvo B8L berstandar Euro VI ini menggantikan Volvo B9TL yang telah terjual lebih dari 4.000 unit di kawasan Asia Pasifik.

Volvo B8L diproduksi di Borås, Swedia, dan unit telah diuji secara luas di Hong Kong dan Singapura. Bus ini diklaim hemat bahan bakar dengan emisi yang lebih rendah dan biaya operasi lebih murah.

"Volvo Buses memiliki sejarah membanggakan sebagai pemasok banyak aplikasi transportasi umum yang menantang di Asia Pasifik. Dengan B8L kami menyediakan chassis baru yang telah diuji menyeluruh dalam kondisi lokal yang sulit, "kata Håkan Agnevall, Presiden Volvo Buses, dalam siaran persnya.

Volvo B8L didukung oleh mesin D8K Volvo yang menghasilkan tenaga 350 horsepower (258kW) dan 1.400Nm antara 1.200 dan 1.600 RPM mesin. Mesin D8K disesuaikan dengan transmisi ZF 6AP1600C otomatis sepenuhnya.

Mesin 8 liter ini memiliki teknologi common rail dan lebih banyak perangkat elektrik daripada sebelumnya. Paket driveline memberikan standar baru dalam efisiensi bahan bakar, pengurangan kebisingan, dan emisi yang lebih rendah.

Volvo melakukan penyederhanaan driveline, sebagai standar baru untuk efisiensi bahan bakar di segmen ini. "Kunci desain baru adalah layout penggerak langsung dengan mesin 8 liter dan transmisi otomatis yang dirancang untuk in-line," kata David Mead, Wakil Presiden Asia Pasifik Volvo Buses.

Selain driveline, B8L menurunkan berat keseluruhan, lingkaran putar yang lebih ketat, dan as roda dan suspensi baru untuk meningkatkan kualitas pengendaraan.

Biaya kepemilikan B8L, termasuk biaya pemeliharaan ini diklaim lebih rendah dari pada model sebelumnya. Pasalnya, interval servis diperpanjang, serta penggunaan suku cadang umum dan rezim layanan juga direvisi.

B8L ini melanjutkan fokus Volvo pada keamanan dengan sejumlah fitur termasuk perlengkapan standar, seperti Electronic Stability Control (ESP), Sistem Pengereman Elektronik, (EBS), antislip, percepatan limiter dan alat bantu start tanjakan yang hadir sebagai standar pada sasis.

"Produk B8L baru kami menunjukkan pemahaman kita tentang tuntutan Asia di segmen dek ganda berkapasitas tinggi," kata Mead. "Paket keseluruhan yang kami buat menunjukkan pengalaman di segmen ini."

Volvo Buses telah memulai pelatihan diler, distributor dan operator di Asia Pasifik untuk memastikan bahwa teknologi Euro VI dipahami. "Tim layanan kami di Hong Kong dan Singapura mewakili beberapa spesialis double-deck yang paling berpengalaman di manapun di dunia ini."

Perhatian yang selalu melekat pada unit kendaraan menjadi satu rangkaian keterkaitan layanan, menghubungkan setiap kendaraan ke pelanggan, titik servis dan Volvo Buses.

B8L juga dilengkapi modul I-Coaching Volvo, sebuah perangkat dashboard yang dipasang bersamaan dengan umpan balik kepada pengemudi tentang kinerjanya. Kemampuan mengelola performa kendaraan, diagnostik jarak jauh, dan mengumpulkan data operasional memungkinkan Volvo memberikan saran dengan cepat.

Sejak awal proyek B8L, pelanggan di Asia Pasifik menjadi bagian utama, terutama untuk memberi umpan balik dan masukan mengenai kondisi operasi yang sulit di Hong Kong dan Singapura.

Salah satunya adalah SBS Transit dari Singapura. "Berdasarkan pengalaman kami mengoperasikan lebih dari 1.100 unit Volvo Euro V Double Deck, kami dapat memberi masukan untuk lebih meningkatkan kinerja produk Volvo Double Deck yang baru," kata Gan Juay Kiat, CEO SBS Transit Ltd (Singapura).

Tag : Volvo Buses, Bus Tingkat, Bus TransJakarta
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top