GIICOMVEC 2018: Laksana Akan Unjuk Produk dan Proses Karoseri

Perusahaan karoseri Laksana akan memperkenalkan perkembangan produk dan proses pembuatannya dalam Gaikindo Indonesia Internasional Commercial Vehicle Expo 2018.
Yudi Supriyanto | 12 Februari 2018 12:59 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kanan) didampingi Dirut Karoseri Laksana Iwan Arman (kiri) memeriksa fasilitas bus rapid transit (BRT) saat meninjau kesiapan perusahaan perakitan bus yang akan mengerjakan program pengadaan 1.000 unit bus BRT di Ungaran, Kab. Semarang, Jateng. - Antara/R. Rekotomo

Bisnis.com, JAKARTA—Perusahaan karoseri Laksana akan memperkenalkan perkembangan produk dan proses pembuatannya dalam Gaikindo Indonesia Internasional Commercial Vehicle Expo 2018.

Direktur Teknik Laksana Stefan Arman mengatakan, pihaknya mengikuti pameran Gaikindo Indonesia Internasional Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 untuk menjaga brand awarness perusahaan.

“Untuk pameran kali ini, kami juga ingin mengkomunikasikan beberapa perkembangan produk dan proses,” kata Stefan kepada Bisnis pada Minggu malam (11/2/2018).

Tidak hanya itu, dia menjelaskan, pihaknya juga ingin menunjukkan posisi perusahaan sebagai salah satu pemain penting di industri transportasi Indonesia.

Perusahaan, lanjutnya, tidak pernah menargetkan penjualan pada pameran-pameran semacam GIICOMVEC 2018.

Alasannya, industri karoseri memiliki sifat business to business dan pembuatan atau produksi yang dilakukan berdasarkan pesanan. “Sehingga tidak seperti industri kendaraan pribadi,” katanya.

Sebelumnya, Asosiasi Karoseri Indonesia menilai pasar para pelaku usaha industri karoseri tidak akan banyak berubah pada Maret 2018 meskipun terdapat pameran kendaraan niaga Gaikindo Indonesia Internasional Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) T.Y. Subagio mengatakan, pasar kendaraan niaga sangat berbeda dengan pasar kendaraan penumpang.

Konsumen kendaraan penumpang akan tertarik begitu agen pemegang merek mengeluarkan kendaraan dengan tipe baru atau pun teknologi baru.

Sementara pada kendaraan niaga, konsumen akan tetap menggunakan kendaraannya selama produk tersebut bisa digunakan. Kecuali, lanjutnya para pelaku usaha truk atau bus ingin melakukan ekspansi atau pengembangan bisnis.

Tag : Karoseri Laksana, Giicomvec 2018
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top