Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Bertekad Ciptakan Jalan Raya Paling Aman Sedunia

Asosiasi Manufaktur Otomotif Jepang (Japan Automobile Manufacturers Association/JAMA) tengah menggelar kampanye tahunan musim gugur terkait keselamatan berkendara yang digelar pada periode 21 September hingga 31 Desember 2016.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  14:12 WIB
Salah satu kepadatan masyarakat di Kota Tokyo Jepang - Bisnis/Stefanus Arief Setiaji
Salah satu kepadatan masyarakat di Kota Tokyo Jepang - Bisnis/Stefanus Arief Setiaji

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Manufaktur Otomotif Jepang (Japan Automobile Manufacturers Association/JAMA) tengah menggelar kampanye tahunan musim gugur terkait keselamatan berkendara yang digelar pada periode 21 September hingga 31 Desember 2016.

Tanggal peluncuran kampanye tersebut bertepatan dengan kampanye keselamatan berkendara yang diselenggarakan oleh Badan Kepolisian Nasional Jepang pada 21 hingga 30 September lalu.

Kampanye tersebut sejalan dengan Peraturan Pemerintah Jepang yang kesepuluh dalam Basic Plan terkait keselamatan lalu lintas yang telah dicanangkan pada April 2016 silam guna mengurangi angka kematian di jalan hingga 2.500 jiwa pada tahun 2020 mendatang, sehingga tercipta jalan raya di Jepang sebagai jalan paling aman di dunia.

Keselamatan jalan juga merupakan prioritas utama. JAMA tidak hanya mempromosikan langkah-langkah keamanan canggih diperluas berbasis kendaraan. Namun juga untuk menerapkan langkah-langkah keamanan yang diarahkan ke pengguna jalan, termasuk pelaksanaan kampanye keselamatan jalan semi dan musim gugur tahunan.

Pemerintah Jepang mencatat 4.117 korban jiwa dalam kecelakaan jalan raya pada 2015 lalu, yang didominasi oleh warga lansia sebesar 54,6%. Sementara 47,6% dari total jiwa adalah pejalan kaki sehingga kondisi tersebut mendesak pemerintah untuk mengambil langkah keselamatan khusus bagi warga lansia yang berjalan di pinggir jalan.

Sementara itu, jumlah korban jiwa pejalan kaki tercatat dua kali lebih banyak terjadi pada malam hari yaitu 69,2%, sehingga kampanye juga mendesak para pengendara untuk menyalakan lampu kendaraan mereka lebih awal yaitu mulai sore hari.

Kampanye ini juga mengingatkan para lansia untuk tidak memakai pakaian yang dapat memantulkan cahaya pada siang hari terutama saat menyebrang jalan agar tidak mengganggu pandangan pengendara.

Penggunaan helm yang tepat bagi pengendara motor, juga menjadi inti dalam kampanye dikarenakan telah terjadi 677 kecelakaan parah pada 2015 dengan 42,8% dari jumlah korban mengalami kerusakan serius pada kepala mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang asosiasi manufaktur otomotif jepang
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top