Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Evaluasi Penjualan Motor Semester I/2022, AISI: Suplai Terbatas

Meski permintaan sepeda motor pada semester I/2022 diprediksi tumbuh, tetapi kinerja tersebut tidak sebanding dengan pasokan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 08 Juli 2022  |  06:20 WIB
Evaluasi Penjualan Motor Semester I/2022, AISI: Suplai Terbatas
Sepeda motor - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Permintaan sepeda motor pada semester I/2022 diyakini tumbuh. Sayangnya, hal tersebut tidak sebanding dengan pasokan.

“Masih bagus sih permintaan, tetapi suplai belum bisa memenuhi permintaan pasar,” kata Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala melalui pesan instan, Kamis (7/7/2022).

AISI sampai saat ini masih menghitung penjualan motor pada Juni tahun ini. Akan tetapi pada Mei, serapan pasar anjlok dibandingkan bulan sebelumnya. Bahkan, turunnya mencapai 43,51 persen.

Sigit menjelaskan bahwa bahwa penjualan domestik pada bulan lalu sebanyak 248.235 unit. Kemudian pada April, realisasinya mencapai 439.472 sepeda motor.

Sementara itu, penjualan domestik motor sepanjang tahun ini (year to date/ytd) hingga Mei sebanyak 1.950.293 unit. Angka tersebut turun 4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu di angka 2.021.532 unit.

Untuk ekspor, pada Mei angkanya 50.693 sepeda motor. Pengiriman motor keluar negeri secara ytd 2022 sebanyak 274.929 unit atau turun 17 persen dibandingkan 2021 dari angka 330.682 unit.

Penurunan pada Mei, tambah Sigit, disebabkan oleh hari kerja yang pendek. Di sisa tahun ini, harapannya kendala yang menghambat produksi motor bisa teratasi.

“Mudah-mudahaan membaik di semester II/2022,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor Penjualan Sepeda Motor aisi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top