Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Investasi Baterai LG Dongkrak EV? Ini 3 Syarat Menurut Gaikindo

Investasi baterai mobil listrik tahap kedua oleh LG Energy Solution dianggap tonggak baru untuk mempopulerkan mobil listrik. Namun sebagai fondasi agar pasar mobil listrik lebih besar, terdapat syarat produk harus mengikis problem teknologi eksisting.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 08 Juni 2022  |  17:18 WIB
Investasi Baterai LG Dongkrak EV? Ini 3 Syarat Menurut Gaikindo
Perakitan baterai untuk mobil listrik - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – LG Energy Solution memasuki tahap kedua investasi pabrik baterai mobil listrik. Seiring dengan perkembangan teknologi, mobil ramah lingkungan perlahan menjadi idola.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi menilai investasi tahap kedua LG dianggap sebagai hal yang luar biasa.  Hal itu menjadi tanda Indonesia sangat menarik bagi investasi, terlebih lokasi pabrik pun kini ada  di Batang, Jawa Tengah.

“Investasi tidak terus di Karawang, Jawa Barat. Saya melihatnya sudah bergeser. Jadi sudah mulai merata tidak di satu titik,” katanya saat dihubungi, Rabu (8/6/2022).

Di lain sisi, menurut Nangoi, investasi baterai mobil sangat penting bagi keberlanjutan industri otomotif dalam negeri. Sebab, katanya, baterai merupakan komponen yang menelang ongkos produksi paling besar pada kendaraan listrik. 

Nangoi menjelaskan bahwa industri baterai untuk mobil listrik bergantung pada teknologi, seiring berjalannya waktu maka pengembangan teknologi harus menyasar tiga hal krusial. Ketiga hal itu yakni daya isi ulang yang harus lebih cepat dari teknologi eksisting, daya tempuh lebih lama, serta harga semakin murah.  

“Kalau teknologi itu diimprovisasi, bisa mencapai tiga hal tadi. Kalau sudah dicapai, mobil listrik bisa jadi idola,” jelasnya.

Hingga kini Nangoi menyebut  belum ada yang bisa memastikan bahwa kapan tiga hal tersebut bisa dicapai. Tapi dengan kondisi menjamurnya produksi mobil listrik, baterai yang cepat dicas, tahan lama, dan murah, populasi mobil listrik yang masif bisa terjadi.

“Tapi waktunya berapa lama, tidak ada yang bisa ngomong karena tidak ada yang tahu. Belum pernah ditemukan baterai itu. Tapi saya yakin akan segera ditemukan karena teknologi itu mengarah ke arah sana,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top