Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Impor Kendaraan Niaga Naik Signifikan, Ekonomi Pulih?

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kenaikan volume impor selama kuartal pertama tahun ini juga disumbang banyak oleh segmen kendaraan niaga, seperti Daimler dan UD Trucks. Importasi kendaraan utuh mengalami peningkatan hingga 42 persen secara YoY.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 25 April 2022  |  13:56 WIB
Jajaran merek truk Daimler Group.  - DAIMLER
Jajaran merek truk Daimler Group. - DAIMLER

Bisnis.com, JAKARTA - Impor mobil dalam bentuk utuh atau completely built up pada kuartal I/2022 menunjukan pertumbuhan 42 persen menjadi 17.280 unit.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Import CBU pada kuartal I/2022 sebanyak 17.280 unit naik 42 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebanyak 12.195 unit. Gaikindo mencatatkan ada 27 merek pengimpor mobil pada kuartal I/2022.

Pengimpor terbanyak di Kuartal I/2022 adalah Toyota,diikuti oleh Mitsubishi, Daimler, Hyundai,Honda, Suzuki, Mazda, Lexus,KIA. Dari daftar pengimpor prinsipal yang meningkatkan impor adalah Mitsubishi , Toyota, MINI dan Daimler menunjukan peningkatan impor.

Toyota mengalami peningkatan impor sebanyak 42 persen dari 5.064 unit menjadi 7.176 unit di kuartal I/2022. Sama sama diekspor oleh PT Toyota Astra Motors, Lexus mencatatkan peningkatan 16 persen dari sebelumnya 261 unit menjadi 304 unit impor CBU.

Mitsubishi mencatatkan kenaikan 215 persen menjadi 4.608 unit dari sebelumnya 1.462 unit pada kuartal I/2021. Sedangkan Hyundai, produsen asal Korea Selatan  mencatat impor sebanyak 975 unit atau naik 19 persen dibandingkan tiga bulan pertama pada tahun lalu. 

Peningkatan terbesar ada pada Daimler, produsen truk asal Jerman ini mencatatkan total impor selama kuartal pertama tahun ini sebanyak 1.420 unit, naik tajam ribuan persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya 56 unit. Peningkatan selanjutnya pada MINI sebanyak 1.383 persen menjadi 89 unit di kuartal I/2022 dari sebelumnya hanya 6 unit pada periode yang sama tahun lalu. BMW menunjukan peningkatan 9 persen menjadi 48 unit impor CBU.

UD Trucks yang diimpor oleh PT Astra Daihatsu Motors juga mengalami peningkatan 880 persen dari 20 unit pada kuartal I/2021 menjadi 196 unit pada kuartal I/2022. Isuzu juga mengalami peningkatan 116 persen menjadi 149 unit sebelumnya 69 unit.

Adapun Suzuki mengalami penurunan sebesar 77 persen pada kuartal I/2022 menjadi 405 unit dari sebelumnya 1.767 unit. Selain itu Mazda juga mengalami penurunan 162 persen menjadi 376 unit dari sebelumnya 998 unit pada kuartal 1/2021.

KIA juga mengalami penurunan impor menjadi 315 unit atau turun 61 persen dari sebelumnya 800 unit.Produsen mobil Jerman, Volkswagen dan Audi juga mengalami penurunan 62 persen dan 60 persen pada kuartal 1/2022. Morris Garage juga mengalami penurunan 12 persen pada kuartal I/2022 menjadi 220 unit dari sebelumnya 249 unit dan DFSK mengalami penurun 1 persen, di mana pada kuartal ini produsen asal China tidak melakukan impor.

Dalam data Gaikindo bertambah satu merek yaitu FAW, Truck asal China ini mencatatkan impor 48 unit pada Januari 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif toyota industri otomotif mitsubishi Pasar Otomotif Ekspor Otomotif daimler
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top