Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Sektor Otomotif Lesu Awal Tahun, Ini Kata Pengamat

Stimulus pajak yang dilanjutkan pemerintah bagi sektor otomotif, belum mampu mendorong penjualan kendaraan pada awal tahun ini.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 21 Maret 2022  |  01:23 WIB
Penjualan Sektor Otomotif Lesu Awal Tahun, Ini Kata Pengamat
Petugas berdiri di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Terminal Kendaraan atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Kamis (11/2/2021). - Antara Foto/Aprillio Akbar.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan kendaraan roda dua dan roda empat menunjukan penurunan pada Februari 2022.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) penjualan mobil wholesales pada periode ini turun 3,4 persen menjadi 81.228 unit. Berbanding penjualan Januari 2022 sebanyak 84.062 unit, 

Sementara penjualan mobil retail pada Februari turun 10,9 persen month-to-month (mtm) menjadi 69.989 kendaraan dibandingkan penjualan pada Januari 78.567 unit. 

Sedangkan sepeda motor berdasarkan  Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatatkan penjualan pada Februari 2022 sebanyak 367.036 unit atau turun 17,09 persen month-to-month

Penjualan sepeda motor pada Februari 2022 ini juga menurun jika dibandingkan penjualan tahun lalu sebanyak 377.776 unit atau turun 3 persen yoy.

Menurut Pengamat Otomotif Bebin Djuana mengatakan biasanya realisasi penjualan pada kendaraan bermotor pada awal tahun memang biasanya lesu hingga periode akhir Ramadhan.

Penjualan baru  terangkat  menjelang  hari  raya.  Pasalnya,  penjualan  terdorong  oleh  momen  pemberian  tunjangan  hari  raya (THR). 

“Nanti  kalau  sudah  Lebaran  kurang  2  minggu,  baru  tergesa-gesa  mencari  kendaraan," ujar Bebin kepada Bisnis,  Minggu (20/3/2022).

Karena dampak pandemi yang masih  terasa, Bebin mengatakan dia tidak berharap  kinerja  penjualan  bisa terangkat seperti kondisi normal. Dengan demikian, penjualan pada  periode  Lebaran  tahun  ini  diproyeksi  moderat. 

 “Jadi  di  April  saya  juga  tidak  melihat akan memberikan sebuah dampak  yang  gede, " jelasnya

Adapun Gaikindo menargetkan penjualan sebanyak 900.000 unit, di mana pada tahun lalu penjualan mobil wholesale mencapai 887.2020 unit dan retail 863.348 unit.

Dan AISI menargetkan penjualan sepeda motor di kisaran 5.100.000 sampai dengan 5.400.000 unit. Pada tahun lalu AISI mencatatkan penjualan sebanyak 5.057.516 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor penjualan mobil
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top