Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Toyota Proyeksi Pertumbuhan Ekspor Tahun Ini 29,5 Persen

Tipe mobil yang paling banyak dikapalkan ke negara lain adalah SUV, seperti Fortuner, Rush, dan Raize. Mobil yang dikenal bertampang maskulin dan ground clearance tinggi ini mencatat volume ekspor sebanyak 76.000 unit sepanjang Januari–November 2021. 
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  06:20 WIB
Toyota Proyeksi Pertumbuhan Ekspor Tahun Ini 29,5 Persen
Sepanjang Januari-November, TMMIN mengekspor sekitar 76.000 SUV. - TMMIN
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproyeksi pertumbuhan ekspor mobil tahun ini sebesar 29,5 persen, atau menjadi sekitar 188.000 unit. Hingga November, perusahaan telah mengapalkan mobil di bawah bendera merek Toyota sekitar 166.000 unit. 

Bob mengatakan bahwa pertumbuhan industri otomotif baik pasar domestik dan ekspor nyatanya berperan menjadi lokomotif ekonomi nasional. Berbagai kebijakan dan regulasi yang digulirkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian terbukti dapat menjadi stimulus aktif peningkatan penjualan kendaraan dalam negeri dan performa ekspor yang positif.

"Kinerja industri otomotif Indonesia menjadi sektor industri andalan yang berperan sebagai penopang dan lokomotif kebangkitan ekonomi nasional. Industri yang berkontribusi bagi 1,5 juta lapangan kerja dari hulu hingga hilir ini telah menyumbangkan 4 persen dari Penerimaan Domestik Bruto (PDB) Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (23/12/2021).

Bob melanjutkan bahwa tipe mobil yang paling banyak dikapalkan ke negara lain adalah SUV, seperti Fortuner, Rush, dan Raize. Mobil yang dikenal bertampang maskulin dan ground clearance tinggi ini mencatat volume ekspor sebanyak 76.000 unit sepanjang Januari–November 2021. Sementara itu, tipe MPV seperti Kijang Innova, Sienta, Town/Lite Ace, dan Veloz membukukan 33.000 unit.

Adapun capaian ekspor TMMIN sepanjang tahun ini menunjukan pemulihan ekspor yang sudah pulih ke level 89 persen dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 atau 2019. Pada periode yang sama, ekspor kendaraan utuh dari Indonesia, secara total, telah pulih 87 persen pada tahun ini. 

Saat ini TMMIN mengkespor ke lebih dari 80 negara. Bob menambahkan bahwa ekspor otomotif merupakan produk berteknologi tinggi yang memiliki nilai tambah yang menjembatani pemasok lokal untuk masuk ke rantai pasok global. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif toyota motor manufacturing indonesia Ekspor Mobil
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top