Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Toyota Indonesia Ekspor Mobil Hybrid Tahun Depan

Rencana ekspor mobil hybrid Toyota pada tahun depan seiring dengan rencana produksi lokal kendaraan ramah lingkungan tersebut di pabrik Cikarang, Jawa Barat pada 2022.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  14:35 WIB
Toyota Indonesia Ekspor Mobil Hybrid Tahun Depan
Mobil listrik konsep Toyota bZ4X. - Toyota
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menyatakan bahwa pada tahun depan akan memulai produksi mobil listrik hybrid atau yang masih menggendong mesin konvensional bukan hanya untuk permintaan domestik, tetapi juga pasar ekspor.

"Kami mulai persiapan model HEV produksi lokal di tahun 2022. Kami yakin ekspor mobil akan menjadi jembatan rantai pasokan ke pasar global," kata Warih yang dikutip hari ini, Kamis (23/12/2021).

Meski begitu, Warih tak menjelaskan mobil Toyota model hybrid yang mana yang akan diekspor. Negara tujuan ekspor mobil Toyota hybrid juga tak disinggung.  

Warih hanya menjelaskan, Toyota Indonesia menggunakan strategi multi-pathway untuk menyongsong era mobil listrik. Artinya pabrikan tidak terpaku pada satu jenis mobil ramah lingkungan, melainkan memproduksi berbagai jenis roda empat sesuai kebutuhan pasar.

Toyota bakal memproduksi varian mobil listrik seperti mobil hybrid (HEV), Battery Electric Vehicle (BEV), Plug-In Hybrid Vehicle (PHEV), juga mobil bermesin bakar internal (ICE). Namun, mobil ICE atau mesin konvensional ini dibekali teknologi rendah emisi, seperti Electronic Fuel Injection (EFI) dan Dual Variable Valve Timing-Intelligent (Dual VVT-I).

"Agar pelanggan Toyota bisa memilih berdasarkan kebutuhan mereka dan berkontribusi dalam pengurangan emisi," ucap bos Toyota TMMIN ini.

Sementara itu, pemerintah Indonesia berkomitmen mencapai netral karbon pada 2060. Satu cara yang akan dilakukan adalah menghentikan penjualan kendaraan bermotor konvensional atau internal combustion engine (ICE) pada 2050

Direktur Corporate Affairs TMMIN Bob Azam mengingatkan bahwa musuh bersama untuk mencapai target tersebut adalah emisi karbon. Oleh karena itu hal yang harus ditekan adalah emisi kendaraan dengan berbagai opsi teknologi. 

"Sekarang ICE juga sudah mulai diexercise sudah mulai teknologi berbahan bakar hidrogen untuk kurangi emisi, jadi jangan sampai misleading," kata Bob, dalam acara Toyota Media Gathering 2021 yang digelar secara virtual, Selasa (21/12/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik otomotif toyota motor manufacturing indonesia

Sumber : Antara

Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top