Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Mobil Listrik, Ford Bangun Pusat Pengembangan Baterai di Michigan

Ford mengumumkan peluncuran pusat pengembangan baterai barunya untuk mobil listrik sebagai langkah pertama untuk mengambil sebagian beban membangun sel baterai sendiri.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 28 April 2021  |  02:06 WIB
Dane Hardware, insinyur desain dan rilis Ford Motor Co.; dan Mary Fredrick, insinyur validasi baterai Ford Motor Co., mengukur voltase baterai menggunakan multi-meter digital di Laboratorium Uji dan Tolok Ukur Baterai Ford di Allen Park, Michigan.  - Ford Motor
Dane Hardware, insinyur desain dan rilis Ford Motor Co.; dan Mary Fredrick, insinyur validasi baterai Ford Motor Co., mengukur voltase baterai menggunakan multi-meter digital di Laboratorium Uji dan Tolok Ukur Baterai Ford di Allen Park, Michigan. - Ford Motor

Bisnis.com, JAKARTA - Ford mengumumkan peluncuran pusat pengembangan baterai barunya untuk mobil listrik sebagai langkah pertama untuk mengambil sebagian beban membangun sel baterai sendiri.

Melansir The Verge, Rabu (28/4/2021), pusat pengembangan baterai yang dinamai Ford Ion Park itu dibangun di Michigan, Amerika Serikat. Ford menyatakan tujuan dari pembangunan pusat pengembanganadalah untuk melakukan penelitian tentang bagaimana cara membuat baterai kendaraan listrik sendiri.

Ford Ion Park akan didukung oleh satu tim khusus yang terdiri dari 150 ahli. Mereka bertugas untuk mencari cara bagaimana menciptakan baterai mobil listrik yang tahan lama, cepat diisi, dan ramah lingkungan.

Mereka juga ditugaskan untuk mengembangkan proses pembuatan baterai dengan cepat, murah, dan dalam skala besar. Namun, Ford Ion Park, yang akan dibuka akhir tahun depan, tidak akan menjadi pusat produksi baterai kendaraan listrik dalam skala besar.

Direktur Ford Ion Park Anand Sankaran mengatakan pihaknya akan membangun pusat produksi secara terpisah. Namun, tidak diungkapkan kapan pusat produksi itu akan dibangun dan dimana lokasinya.

Ford, yang masih dalam tahap awal transisi ke kendaraan listrik, telah mengatakan akan menghabiskan US$22 miliar untuk shift, termasuk US$7 miliar untuk kendaraan otonom hingga 2025.

Mayoritas kendaraan yang akan diproduksi adalah baterai- kendaraan listrik, tetapi perusahaan juga memiliki model hibrida dan plug-in hybrid dengan mesin pembakaran internal.

Ford mulai menghadirkan kendaraan listrik jarak jauh pertamanya, Mustang Mach-E, meskipun ada beberapa kendala awal dengan pembaruan perangkat lunak. Itu juga memperkenalkan van listrik Transit pada tahun lalu dan berencana meluncurkan versi listrik dari truk pikap terlaris F-150 akhir tahun ini.

Ini adalah langkah yang lebih berisiko secara finansial dengan potensi keuntungan yang menguntungkan di masa depan jika Ford berhasil menambah produksi dari pemasoknya sendiri.

Ford saat ini mendapatkan baterainya dari SK Innovation Korea Selatan, yang baru-baru ini kalah dalam sengketa rahasia dagang dengan saingannya LG Chem yang dapat menghambat impornya ke AS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ford motor company Baterai Mobil Listrik
Editor : Rezha Hadyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top