Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Volvo Group Mulai Kirim Truk dan Alat Berat Sepenuhnya Listrik

Volvo Group telah memulai pengiriman truk dan alat berat yang sepenuhnya listrik. Eiffage, kontraktor di Prancis, menjadi penerima pertama truk Volvo FE Electric serba listrik dan eksavator kompak Volvo ECR25 Electric.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 24 Desember 2020  |  07:01 WIB
Truk Volvo FE elektrik dengan derek bertenaga listrik, dan eksavator kompak Volvo ECR25 Electric tersebut akan mendukung strategi rendah karbon Eiffage.  - Volvo
Truk Volvo FE elektrik dengan derek bertenaga listrik, dan eksavator kompak Volvo ECR25 Electric tersebut akan mendukung strategi rendah karbon Eiffage. - Volvo

Bisnis.com, JAKARTA - Volvo Group telah memulai pengiriman truk dan alat berat yang sepenuhnya listrik. Eiffage, kontraktor di Prancis, menjadi penerima pertama truk Volvo FE Electric serba listrik dan eksavator kompak Volvo ECR25 Electric.

CEO Volvo Group, Martin Lundstedt, mengatakan bahwa pada 2030, perusahaan ingin lebih dari sepertiga alat berat yang dijual adalah alat berat listrik.

"Kami tidak dapat melakukan ini sendirian, kami ingin melakukannya bersama dengan pelanggan kami, mitra seperti Eiffage, dan masyarakat luas,” katanya seperti dikutip dalam keterangan pers Volvo, Kamis (24/12/2020).

Penyerahan produk listrik pertama Volvo Trucks dan Volvo Construction Equipment telah direalisasikan pada 17 Desember 2020. Eiffage adalah pemimpin pasar di industri kontraktor Prancis sekaligus pelanggan jangka panjang Volvo.

Truk Volvo FE elektrik dengan derek bertenaga listrik, dan eksavator kompak Volvo ECR25 Electric tersebut akan mendukung strategi rendah karbon Eiffage.

Eiffage akan mengerjakan proyek transportasi Grand Paris Express yang ambisius di ibu kota Prancis. Ini adalah prakarsa angkutan cepat yang sedang dibangun di ibu kota Prancis yang akan menambah 200 kilometer (120 mil) jalur baru dan 68 stasiun baru, yang pada akhirnya melayani dua juta penumpang setiap hari.

Melker Jernberg, Presiden Volvo CE, mengatakan pengiriman truk listrik dan mesin konstruksi kepada Eiffage merupakan awal dari revolusi dalam solusi transportasi dan infrastruktur.

“Jangan salah, mesin listrik tidak akan menjadi produk khusus. Selama beberapa tahun dan dekade berikutnya, mereka akan menjadi sumber dominan tenaga rendah atau tanpa emisi," ujarnya.

Menurutnya, jika digabungkan dengan energi bersih, potensinya untuk mendukung tujuan perubahan iklim, meningkatkan kualitas udara, dan membantu membangun dunia.

“Dukungan dari pelanggan yang berpikiran maju seperti Eiffage penting untuk pengembangan solusi transportasi berkelanjutan di masa depan. Menjaga dialog yang erat dengan pelanggan berarti kita semua belajar lebih cepat dan bersama-sama dapat mempercepat transisi yang diperlukan menuju masa depan bebas fosil, "kata Roger Alm, Presiden Volvo Trucks.

Pengiriman pertama di Prancis ini mewakili, untuk Volvo CE dan Volvo Trucks, sebuah langkah penting dan nyata menuju nol emisi. Berkat tingkat kebisingan dan getaran yang rendah, dan tidak adanya gas buang, truk dan mesin listrik sangat cocok untuk memenuhi peraturan lingkungan yang ketat di daerah perkotaan, ruang terbatas, atau pekerjaan tertentu. Mereka menawarkan peluang baru untuk urbanisasi serta infrastruktur jalan.

Truk Volvo FE Electric 6X2 dibuat di pabrik Volvo di Blainville sur Orne di Prancis. Ini akan digunakan untuk mengirim dan mengumpulkan alat dan suku cadang untuk pekerjaan penghancuran Bagian 1 - baris 16 dan Bagian T2B dari baris 15 dari proyek Grand Paris Express. Ini akan melakukan sekitar 150 km per hari - semuanya dengan emisi gas buang nol.

Compact excavator Volvo ECR25 Electric, akan digunakan oleh Eiffage untuk mendukung aktivitas pembongkaran, sekali lagi dengan emisi CO2 nol dan tingkat kebisingan serta getaran yang jauh lebih rendah daripada alat berat mesin diesel tradisional.

Alat berat 2,5 ton memiliki kinerja yang sama dengan mesin dieselnya, dan paket baterainya menawarkan waktu kerja empat jam, tergantung pada aplikasi. Volvo ECR25 Electric dikembangkan dan dibuat di pabrik Volvo CE Belley di Prancis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alat berat volvo Truk Listrik
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top