Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengapa Honda Tak Mau Terburu-buru Bawa Mobil Listrik ke Indonesia?

Honda telah memperkenalkan All New Honda City Hybrid di Malaysia pada pertengahan Oktober 2020.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 16 November 2020  |  19:29 WIB
Ilustrasi: Honda Legend.  - Honda
Ilustrasi: Honda Legend. - Honda

Bisnis.com, JAKARTA — PT Honda Prospect Motor (HPM) sepertinya tidak mau terburu-buru dalam memperkenalkan mobil listriknya ke Indonesia.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, mengatakan bahwa sampai saat ini, Honda masih melakukan studi untuk membawa kendaraan listriknya ke Indonesia.

“Dalam meluncurkan satu mobil elektrifikasi, harus hati-hati dan harus dipelajari dengan benar,” ujar Billy melalui konferensi pers virtual, Senin (16/11/2020).

Menurut dia, perusahaan masih terus mempelajari teknologi yang tepat untuk ditawarkan kepada konsumen. Di sisi lain, pemahaman soal regulasi serta infrastruktur mobil listrik menjadi landasan HPM dalam menentukan model yang tepat untuk diboyong ke Indonesia.

Sementara itu, Honda telah memperkenalkan All New Honda City Hybrid di Malaysia pada pertengahan Oktober 2020. Mobil hibrida ini rencananya resmi dipasarkan mulai awal 2021.

Honda City dengan varian RS e:HEV menggendong sistem hybrid Multi-Mode Drive (i-MMD) yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 108 PS dan torsi sebesar 253 Nm. Daya ini merupakan tertinggi di kelasnya.

Selain varian bermesin hybrid, All New Honda City juga tersedia dalam varian S, E, dan V dengan mesin 1.5L DOHC i-VTEC baru, yang turut memberi keseimbangan ideal antara performa dan efisiensi bahan bakar.

Mesin ini dipadukan dengan continuous variable transmission (CVT) sehingga mampu menghasilkan tenaga hingga 121 ps yang tertinggi di kelasnya serta torsi maksimal 145 nm.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik honda
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top