Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beri Akses Teknologi, Mercedes Benz Dapat Saham Aston Martin

Mercedes-Benz AG dan Aston Martin Lagonda Global Holdings plc (Aston Martin) memperluas kemitraan teknologi dan kepemilikan saham. Mercedes-Benz AG akan memberikan akses ke berbagai teknologi canggih, termasuk powertrains hibrida dan listrik generasi berikutnya, serta komponen dan sistem kendaraan lainnya.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  01:20 WIB
Aston Martin DBX meluncur dari jalur produksi di Wales.  - Aston Martin
Aston Martin DBX meluncur dari jalur produksi di Wales. - Aston Martin

Bisnis.com, JAKARTA - Mercedes-Benz AG dan Aston Martin Lagonda Global Holdings plc (Aston Martin) memperluas kemitraan. Mercedes Benz akan membuka akses ke berbagai teknologi canggih, termasuk powertrains hibrida dan listrik generasi berikutnya, serta komponen dan sistem kendaraan lainnya. Sebagai kompensasinya ia mendapatkan tambahan saham.

Akses ke teknologi ini akan diberikan dengan imbalan saham baru di Aston Martin, yang diterbitkan dalam beberapa tahap selama 3 tahun ke depan, hingga nilai total GBP 286 juta. Kepemilikan saham Mercedes-Benz AG saat ini mencapai 2,6% dari ekuitas umum Aston Martin.

Adapun saham baru yang akan diterbitkan akan membuat kepemilikan Mercedes-Benz AG maksimal tidak lebih dari 20,0%. Mercedes-Benz AG tidak berniat untuk meningkatkan kepemilikannya di Aston Martin melebihi level ini.

Wolf-Dieter Kurz, Kepala Strategi Produk di Mercedes-Benz Cars, mengatakan bahwa kedua perusahaan telah memiliki kemitraan teknologi yang sukses dan menguntungkan. Kemitraan baru yang diperluas ini memberi Aston Martin akses ke teknologi dan komponen mutakhir baru, termasuk sistem penggerak hibrida dan listrik generasi berikutnya.

"Pengaturan pasokan untuk teknologi baru ini akan berdasarkan persyaratan komersial yang disepakati. Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Aston Martin dan kami berharap perusahaan ini sukses dalam tahap pertumbuhan berikutnya,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (28/10/2020)

Pada 2013, Mercedes-Benz AG dan Aston Martin mengadakan kerjasama strategis untuk penyediaan mesin AMG V8 dan penyediaan komponen untuk arsitektur E/E (kelistrikan). Sebagai imbalannya, Mercedes-Benz AG menerima penyertaan ekuitas sebesar 5% di Aston Martin. Setelah IPO Aston Martin pada 2018 dan berbagai putaran pembiayaan lebih lanjut, Mercedes-Benz AG memiliki 2,6% saham.

Istilah Kunci

Selama 2020, perundingan mengenai perluasan kerja sama sudah dimulai. Pada langkah pertama, Aston Martin meminta akses ke mesin dan powertrain tertentu serta perangkat lunak powertrain, arsitektur E / E, dan berbagai komponen lainnya.

Mercedes-Benz AG telah setuju untuk memberikan akses teknologi tersebut ke Aston Martin dengan imbalan tambahan saham baru di Aston Martin, yang akan dialokasikan kepada Mercedes-Benz AG melalui Contribution in Kind (CiK). Pengaturan tersebut tidak akan melibatkan pertimbangan tunai dari Mercedes-Benz AG. Pasokan sistem dan komponen akan sesuai dengan ketentuan.

Nilai total CiK sebesar GBP 286 juta akan dibutuhkan untuk mencapai kepemilikan saham maksimum yang disepakati sebesar 20,0% di Aston Martin. Mercedes-Benz AG tidak berniat untuk meningkatkan kepemilikannya melebihi level ini. Saham baru akan diterbitkan untuk Mercedes-Benz AG dalam beberapa tahap pada 2023, terkait dengan pelepasan berbagai paket teknologi.

Syarat dan ketentuan utama untuk paket teknologi pertama dan share tranche telah disepakati. Nilai untuk teknologi Tranche 1 adalah GBP 140 juta. Saham yang akan dikeluarkan untuk Mercedes-Benz AG dengan imbalan teknologi Tranche 1 akan meningkatkan kepemilikan saham Mercedes-Benz AG menjadi 11,8%.

Untuk tahap selanjutnya, para pihak harus menyetujui ruang lingkup teknologi yang akan disediakan untuk Aston Martin, nilai masing-masing ("biaya masuk") dan harga satuan komponen dan sistem.

Kelanjutan dan peningkatan kerja sama yang direncanakan dengan Aston Martin akan menghasilkan penjualan lebih lanjut dari komponen dan sistem untuk Mercedes-Benz AG, serta potensi kenaikan dari setiap peningkatan nilai kepemilikan saham yang diperbesar di Aston Martin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz Aston Martin
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top