Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Industri Modifikasi Kendaraan Digenjot, Penjualan Otomotif Naik

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menilai potensi industri modifikasi kendaraan, yang merupakan sektor berskala kecil dan menengah, bisa mendorong penjualan otomotif.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 17 Oktober 2020  |  14:58 WIB
Pedagang menata dagangan berupa aksesori modifikasi motor di tokonya di kawasan Otista, Jakarta. /ANTARA
Pedagang menata dagangan berupa aksesori modifikasi motor di tokonya di kawasan Otista, Jakarta. /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai peluang industri modifikasi kendaraan bisa digenjot saat ini untuk lebih menggerakkan penjualan otomotif secara nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan saat ini terdapat peluang yang cukup besar dalam menopang industri otomotif di tanah air, yakni dengan adanya industri modifikasi kendaraan yang semakin tumbuh dan berkembang. Perkembangan industri modifikasi juga berdampak pada meningkatnya penjualan otomotif secara nasional.

Terlebih, industri modifikasi merupakan sektor berskala kecil dan menengah yang mampu membuka banyak lapangan kerja sekaligus menggairahkan perekonomian nasional. Hal ini sesuai dengan program prioritas Presiden Joko Widodo dan sejalan dengan tujuan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Kemajuan industri modifikasi telah meningkatkan daya saing produk-produk dalam negeri. Selain itu, seiring dengan perkembangan industri otomotif, perkembangan industri jasa aftermarket juga kian berkembang positif,” kata Agus dalam siaran pers, Sabtu (17/10/2020).

Dia menilai industri otomotif di Tanah Air terus dipacu lajunya agar semakin memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional, meskipun termasuk sektor yang terkena dampak cukup berat akibat pandemi Covid-19. Berbagai kebijakan dan stimulus telah dirancang pemerintah guna membangkitkan kembali gairah usaha para produsen kendaraan bermotor tersebut.

Terlebih, industri otomotif merupakan satu dari tujuh sektor yang mendapat prioritas pengembangan dalam implementasi industri 4.0 sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

Menperin menyebutkan, potensi pengembangan industri otomotif didukung dengan Indonesia menjadi pasar terbesar kendaraan bermotor di Asean dari sekitar sembilan negara, dengan kontribusi 32 persen. Pada 2019, lebih dari 1 juta kendaraan dijual di dalam negeri, dan 300.000 telah diekspor ke seluruh dunia.

Bahkan, keunggulan produk otomotif yang dibuat oleh pabrikan di Indonesia telah diakui hingga kancah global. Hal ini tercermin dari capaian Indonesia yang menjadi negara eksportir kendaraan completely built up (CBU) ke lebih dari 80 negara tujuan. Lima negara tujuan utama tersebut di antaranya, yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko, dan Vietnam.

Beberapa indikator perkembangan industri modifikasi kendaraan ditandai dengan munculnya beberapa event nasional, Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Secara produk, beberapa karya anak bangsa telah mampu bersaing secara internasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif kemenperin
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top