Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Yuk Simak, Tip Mengemudi Aman Saat Ada Demo Tolak Omnibus Law

Pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja berbuntut aksi demo buruh dan demo mahasiswa di sejumlah kota. Salah satu imbas dari adanya aksi unjuk rasa atau demonstrasi adalah kemacetan jalan lantaran beberapa ruas jalan yang ditutup atau dialihkan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  09:20 WIB
Sejumlah buruh mengikuti aksi mogok kerja di halaman PT Panarub Industry, Kota Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2020). Aksi mogok kerja tersebut sebagai bentuk kekecewaan buruh atas pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap merugikan kaum buruh. ANTARA FOTO - Fauzan
Sejumlah buruh mengikuti aksi mogok kerja di halaman PT Panarub Industry, Kota Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2020). Aksi mogok kerja tersebut sebagai bentuk kekecewaan buruh atas pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap merugikan kaum buruh. ANTARA FOTO - Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja berbuntut aksi demo buruh dan demo mahasiswa di sejumlah kota. Salah satu imbas dari adanya aksi unjuk rasa atau demonstrasi adalah kemacetan jalan lantaran beberapa ruas jalan yang ditutup atau dialihkan.

Nah, supaya tetap dapat berkendara dengan aman dan nyaman, Auto2000 berikan beberapa tips ringan sebagai persiapan perjalanan.

“Persiapkan diri dan kendaraan, jaga emosi, fokus, dan tetap waspada saat mengemudi mobil di jalan ketika ada aksi demo,” jelas Ricky Martawijaya, Aftersales Division Head Auto2000, Rabu (14/10/2020).

Berikut ini tip mengemudi aman saat marak aksi unjuk rasa, apakah itu demo omnibus law, demo UU Ciptaker, demo buruh, demo mahasiswa, atau demo buruh mogok kerja.

1. Pantau Berita Online

Sebelum berjalan, sempatkan untuk meng-update kondisi jalan via website berita online yang kredibel untuk melihat lokasi dan waktu kejadian unjuk rasa. Dengan begitu, pengendara bisa menghindari dan mencari alternatif jalan lain yang aman.

Dalam perjalanan, tetap pantau situasi dan kondisi terkini lewat radio atau media sosial sebagai langkah antisipasi jika ada perubahan situasi.

2. Manfaatkan Peta Digital

Gunakan aplikasi peta digital untuk mencari rute perjalanan paling baik. Tapi sebelumnya pelajari dulu rute yang ditawarkan. Pertimbangkan pula alternatif rute lain untuk menjaga segala kemungkinan. Saat di jalan, pantau terus peta digital.

Pengendara harus mencari rute alternatif apabila jalan yang akan dilalui masuk zona merah alias tampak berwarna merah pekat yang berarti macet parah.

3. Persiapkan Diri dan Mobil

Persiapan diri bisa dimulai dari menyiapkan makanan dan minuman sebagai antisipasi terjebak macet parah. Gunakan pakaian sewajarnya yang memudahkan untuk beraktivitas dan jangan membawa barang berharga berlebihan. Gunakan masker dan bawa handsanitizer sesuai dengan protokol Covid-19.

Masker standar SNI wajib digunakan, terlebih ketika berada di zona merah, dan Vaksin Covid-19 yang sejauh ini belum juga dipasarkan.

Untuk kendaraan, pastikan bahan bakar terisi penuh dan tekanan angin ban normal sehingga tidak perlu was-was di jalan. Cek cairan kendaraan, seperti oli dan minyak rem untuk meminimalkan potensi masalah. Meskipun sepele, biasakan untuk pergi ke toilet sebelum mengemudi.

4. Kendalikan Emosi

Sebenarnya tanpa perlu ada unjuk rasa atau demo buruh atau demo mahasiswa sekalipun, pengendara harus menjaga emosi agar dapat mengemudi dengan tenang dan nyaman. Saat mencari jalan alternatif, pengendara bisa terkena macet lantaran pengguna mobil lain juga mengambil rute yang sama. Oleh sebab itu, tetap jaga emosi, fokus dan waspada pada situasi yang ada.

5. Bersikap Tenang Saat Terjebak Aksi Demo

Bisa saja pengendara bertemu para peserta unjuk rasa. Jangan lupa tutup seluruh kaca, pastikan semua pintu terkunci, dan letakkan barang berharga di tempat yang tidak terlihat dari luar. Tidak perlu terpancing emosi bila ada yang melakukan tindakan tidak baik.

Share lokasi ke keluarga atau teman sehingga mereka bisa memantau dan membantu jika terjadi sesuatu yang berbahaya. Jangan perlihatkan wajah tegang atau terdistraksi hal lain seperti main ponsel yang membuat pengendara lengah dan memancing orang untuk melakukan kejahatan.

6. Manfaatkan Auto2000 Digiroom

Pengendara bisa memanfaakan Auto2000 Digiroom untuk melakukan transaksi sales dan aftersales di rumah saja saat terjadi aksi demo buruh atau demo mahasiswa sehingga AutoFamily tidak perlu keluar rumah. Banyak promo disediakan untuk pembelian pda Oktober ini, bahkan ada beberapa model kendaraan yang menawarkan diskon khusus secara langsung. Jika butuh test drive sebelum membeli, Auto2000 Digiroom menyediakan layanan tersebut dan pelanggan tinggal menunggu unit test drive dibawa ke rumah.

Sebagai dealer Toyota terbesar di Indonesia, Auto2000 Digiroom menyediakan pula layanan booking servis berkala. Pelanggan bisa memesan layanan THS – Auto2000 Home Service saat ingin melakukan service berkala namun terkendala karena terjadi banyak unjuk rasa di jalan sehingga dapat melakukan servis berkala di rumah saja, termasuk saat ingin membeli suku cadang dan aksesoris untuk mobil kesayangan.

Aksesoris tersedia promo diskon hingga 20% untuk beberapa produk, disertai garansi pemasangan selama 1 tahun atau 20.000 km untuk item tertentu. Syarat dan ketentuan berlaku, AutoFamily bisa mengunjungi Auto2000.co.id, untuk informasi lebih lengkap.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo buruh Tip Berkendara cipta kerja
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top