Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gara-gara Foto Nazi, Volkswagen Pecat Dealer Meksiko

Produsen mobil Jerman, Volkswagen menyatakan putus hubungan secara komersial dengan distributor mobil di Meksiko gara-gara dealer itu menampilkan foto lama, yakni VW Beetle bersama tentara Nazi dan logo swastika.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 September 2020  |  07:48 WIB
Gara-gara Foto Nazi, Volkswagen Pecat Dealer Meksiko
VW Beetle pertama kali dikembangkan oleh Ferdinand Porsche dengan dukungan Adolf Hitler. - Volkswagen
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen mobil Jerman, Volkswagen menyatakan putus hubungan secara komersial dengan distributor mobil di Meksiko gara-gara dealer itu menampilkan foto lama, yakni VW Beetle bersama tentara Nazi dan logo swastika.

Gambar tersebut mendeskripsikan "sebuah rezim yang menekankan kebencian dan diskriminasi" dan "benar-benar asing dengan citra perusahaan", kata Volkswagen dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP pada Rabu (9/9/2020).

Volkswagen, merek yang cukup berpengaruh di Meksiko, mendapatkan laporan melalui media sosial bahwa ada foto tersebut di sebuah dealer di distrik Coyoacan, Meksiko City.

Kantor pusat Volkswagen kemudian mengambil tindakan kepada dealer tersebut.

Langkah Volkswagen mendapat pujian dari organisasi anti-semitisme Simon Wiesenthal Center cabang Amerika Latin, dengan mengatakan, "(VW) bereaksi cepat untuk mengenang para korban Nazi."

VW Beetle pertama kali dikembangkan oleh Ferdinand Porsche dengan dukungan Adolf Hitler.

Pada 1937, Hitler membentuk Volkswagenwerk yang dikelola negara sebagai "Perusahaan Mobil Rakyat".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Volkswagen AG Mobil Legendaris

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top