Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hyundai Gandeng CSIRO dan FMG Kembangkan Bahan Bakar Hidrogen

Hyundai Motor, Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO), dan Fortescue Metal Group Ltd. (FMG) menandatangani kontrak awal kerja sama pengembangan teknologi untuk mengekstrak hidrogen dari amonia untuk bahan bakar kendaraan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Agustus 2020  |  16:14 WIB
HDC/6 Neptune menggunakan struktur padat dengan desain depan yang halus dan bulat untuk menciptakan kerangka yang sepenuhnya unik untuk truk listrik bertenaga hidrogen. Hyundai
HDC/6 Neptune menggunakan struktur padat dengan desain depan yang halus dan bulat untuk menciptakan kerangka yang sepenuhnya unik untuk truk listrik bertenaga hidrogen. Hyundai

Bisnis.com, JAKARTA - Hyundai Motor, Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO), dan Fortescue Metal Group Ltd. (FMG) menandatangani kontrak awal kerja sama pengembangan teknologi untuk mengekstrak hidrogen dari amonia untuk bahan bakar kendaraan.

Dikutip dari Yonhap, Jumat (21/8/2020), Hyundai, CSIRO dan FMG akan menggunakan membran logam yang dikembangkan oleh CSIRO untuk mengekstraksi hidrogen dan mengirimkannya dalam bentuk amonia cair ke pasar global.

Pada 2018, Hyundai Motor Group mengumumkan bahwa mereka akan menginvestasikan 7,6 triliun won (6,4 miliar dolar AS) untuk fasilitas produksi mobil hidrogen, kegiatan penelitian dan pengembangan terkait pada 2030.

Berdasarkan rencana tersebut, grup tersebut berencana untuk memproduksi setidaknya 500 ribu kendaraan hidrogen pada tahun 2030.

Di sisi kendaraan penumpang, Hyundai menjual 9.228 mobil hidrogen Nexo - terdiri dari 7.533 unit terjual di dalam negeri dan 1.695 unit di luar negeri atau pasar global dari 2018 hingga Juni tahun ini.

Langkah itu dilakukan karena Korea Selatan mendorong penggunaan hidrogen sebagai sumber energi utama untuk mobil, bukan bahan bakar fosil.

Pembuat mobil telah berlomba untuk menjadi ramah lingkungan di tengah peraturan yang diperketat tentang emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab pemanasan global.

Kendaraan listrik sel bahan bakar hidrogen hanya mengeluarkan uap air karena mengubah simpanan hidrogen menjadi listrik, yang kemudian mendorong motor kendaraan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Hidrogen Hyundai Motor

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top