Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Audi Prediksi Pasar Otomotif Pulih dari Covid-19 pada 2023

Produsen mobil mewah Jerman yang juga anak perusahaan Volkswagen Grup, Audi memprediksi penjualan otomotif secara global akan pulih dari pandemi Covid-19 pada 2022 hingga 2023.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juli 2020  |  23:55 WIB
Audi e-Tron.  - AUDI
Audi e-Tron. - AUDI

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen mobil mewah Jerman yang juga anak perusahaan Volkswagen Grup, Audi memprediksi penjualan otomotif secara global akan pulih dari pandemi Covid-19 pada 2022 hingga 2023.

Pimpinan Eksekutif Audi Markus Duesmann mengatakan bahwa Covid-19 menimbulkan dampak jangka panjang pada banyak lini industri.

"Kami memperkirakan krisis corona punya efek jangka panjang", kata Duesmann kepada harian Jerman, Handelsblatt, dilansir Reuters, Jumat (24/7/2020).

Audi mengalami kuartal kedua yang sangat sulit. Akan tetapi, menurutnya, segalanya sekarang mulai membaik, tetapi tidak setajam seperti yang diharapkan.

Ia menambahkan bahwa beberapa negara memang berhasil bangkit, misalnya China, namun negara-negara lain masih berkutat pada masalah corona sehingga membutuhkan waktu pulih lebih lama.

Audi saat ini mengandalkan kenaikan permintaan pada kendaraan listrik, berkat sokongan insentif pemerintah. Audi menargetkan penjualan 40.000 unit E-tron hingga akhir 2020.

Duesmann mengatakan, pada semester pertama 2020 mobil listrik E-tron terjual 17.000 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Penjualan Mobil Global Audi AG

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top