Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mercedes-Benz Produksi Masker di Pabrik Sindelfingen

Mercedes-Benz telah memulai pengoperasian pabrik untuk produksi masker mulut dan hidung di pabrik Sindelfingen. Lini produksi sepenuhnya otomatis ini berkapasitas lebih dari 100.000 topeng per hari.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  02:30 WIB
Mercedes-Benz mulai mengoperasikan pabrik di Sindelfingen untuk memproduksi masker berkapasitas 700.000 per hari. - Mercedes/Benz.
Mercedes-Benz mulai mengoperasikan pabrik di Sindelfingen untuk memproduksi masker berkapasitas 700.000 per hari. - Mercedes/Benz.

Bisnis.com, JAKARTA - Mercedes-Benz telah memulai pengoperasian pabrik untuk produksi masker mulut dan hidung di pabrik Sindelfingen. Lini produksi sepenuhnya otomatis ini berkapasitas lebih dari 100.000 topeng per hari.

Mercedes-Benz tidak hanya membuat masker untuk karyawannya sendiri, tetapi juga akan mendukung lembaga-lembaga eksternal sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya.

Jörg Burzer, Anggota Dewan Manajemen Mercedes-Benz AG, Manajemen Produksi dan Supply Chain, mengatakan sebagai bagian dari restart terkoordinasi pabrik Mercedes-Benz, perlindungan kesehatan karyawan sangat penting.

Dengan masker mulut dan hidung yang dibuat di Sindelfingen, kami terus mengamankan pasokan untuk tim kami dan kami berkontribusi dalam membendung penyebaran Covid-19."

Selain penggunaan masker mulut dan hidung sekali pakai, Mercedes-Benz juga melihat penggunaan varian multiguna yang dapat dicuci untuk melindungi karyawannya.

Perusahaan ini juga telah dapat mengandalkan dalam beberapa pekan terakhir pada keahlian internal penjahit dan selokan di Mercedes-Benz designo Manufaktur dan trainee-nya di Sindelfingen, yang biasanya memproduksi bagian-bagian komponen interior khusus yang dibuat khusus dan individu untuk produksi global. kendaraan Mercedes-Benz.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apd Mercedes-Benz
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top