Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Toyota Pangkas Produksi Pabrik Jepang, Impor Indonesia Normal

Toyota Motor Corporation akan memangkas produksi di sejumlah pabrik di Jepang pada Juni mendatang. Hingga 4 bulan pertama 2020, pasokan mobil ke Indonesia masih normal.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  03:00 WIB
Coronavirus telah memberi kejutan lebih besar daripada krisis keuangan global 2008.  - REUTERS
Coronavirus telah memberi kejutan lebih besar daripada krisis keuangan global 2008. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Toyota Motor Corporation akan memangkas produksi di sejumlah pabrik di Jepang pada Juni mendatang. Hingga 4 bulan pertama 2020, pasokan mobil ke Indonesia masih normal.

Pengurangan produksi dilakukan dengan menghentikan operasi dan mengurangi shift kerja di beberapa pabrik pada Juni mendatang.

Langkah itu akan diambil untuk menyesuaikan menyusutnya permintaan mobil baru di pasar global sebagai dampak pandemi Covid-19 yang menghantam banyak negara.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan, kepada pemasok dan orang-orang di wilayah tersebut," kata Toyota dalam pernyataannya, dikutip Senin (26/5/2020).

Toyota telah memutuskan untuk menghentikan produksi di semua pabrik kendaraan di Jepang selama 4 hari setiap Jumat pada 5, 12, 19, dan 26 Juni 2020.

Selain menghentikan produksi, termasuk di pabrik yang membuat RAV4, Toyota juga mengurangi shift kerja dari shift ganda menjadi shift tunggal di beberapa pabriknya di Jepang.

Berikut ini pabrik yang melakukan penangguhan produksi, mencakup 10 lini di 7 pabrik.

1. Pabrik Sutsumi.
Lini #1.
Berhenti : 4 hari.
Model : Allion, Premio, Prius, Prius PHV

2. Pabrik Tahara.
Lini #1.
Berhenti : 3 hari.
Model: 4Runner, Land Cruiser Prado, LC200, Lexus GX

3. Toyota Motor East Japan, Inc. (TMEJ)
Pabrik Iwate. Lini #1.
Berhenti : 7 hari.
Model: Aqua, C-HR

Pabrik Iwate. Lini #2.
Berhenti : 2 hari.
Model: Yaris

4. Toyota Motor East Japan, Inc. (TMEJ)
Pabrik Ohira.
Berhenti : 2 hari.
Model: Sienta, Corolla Axio/Fielder

5. Toyota Auto Body Co., Ltd.
Fujimatsu Plant
Lini #2
Berhenti : 2 hari
Model : Noah, Voxy, Esquire

6. Gifu Auto Body Co., Ltd.
Lini #2
Berhenti : 7 hari
Model : Coaster

7. Hino Motors, Ltd.
Pabrik Hamura
Lini #1, #2, and #4
Model : Land Cruiser Prado, FJ Cruiser, Dyna, Toyoace, HMV (High Mobility Vehicle)

Berikut ini pengurangan operasi menjadi 1 shift di 5 lini di 3 pabrik

1. Tahara Plant
Lini #1, dan #3
Periode: Mei-Juni
Model: 4Runner, Land Cruiser Prado, LC200, Lexus GX / LS / NX / IS / RC / RC-F

2. Hino Motors, Ltd.
Hamura Plant,
Lini #1
Periode: Mei-Juni
Model: Land Cruiser Prado, FJ Cruiser

3. Gifu Auto Body Co., Ltd.
Lini #1
Periode: Juni-Juli
Model: Hiace
Lini #2
Periode : Mei-Agustus
Model: Coaster

Impor Indonesia

Indonesia tercatat mengimpor sejumlah model Toyota dan Lexus dari Jepang. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, pasokan sejumlah model Toyota dan Lexus dari Jepang masih normal.

Sepanjang Januari-April 2020, PT Toyota Astra Motor (TAM) tercatat mengimpor sebanyak 2.802 unit atau sekitar 33% dari total impor sepanjang tahun lalu yakni sebanyak 8.372 unit.

Model Toyota yang diimpor dari Jepang yakni 86 TRD, 86 Aero, Voxy 2.0 AT, Alphard 2,5 G, Alphard 2.5 X, Alphard 3,5 AT, Vellflre 2.5 AT, dan Land Cruiser.

Adapun impor model Lexus sepanjang empat bulan pertama tahun ini sebanyak 376 unit atau sekitar 26% dari pengapalan masuk tahun lalu sebanyak 1.419 unit.

Adapun model impor Lexus mencakup Lexus IS, Lexus ES 250 H, Lexus ES 300 H, Lexus LC 500, Lexus GS450 Hybrid, Lexus LM 350, Lexus LX, Lexus NX 200, Lexus NX 300, Lexus RX 200t, Lexus RX 300, Lexus UX 200, dan Lexus UX 250h

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pabrik Toyota Impor Mobil
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top