Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Anjlok, Jaguar Land Rover Minta Bantuan Inggris

Jaguar Land Rover (JLR) diisukan sedang mencari paket bantuan dari pemerintah Inggris guna mengatasi anjloknya penjualan mobil akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  16:48 WIB
Ilustrasi - Reuters
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Jaguar Land Rover (JLR) diisukan sedang mencari paket bantuan dari pemerintah Inggris guna mengatasi anjloknya penjualan mobil akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Dilansir dari Bloomberg, Minggu (24/5/2020), pabrikan mobil terbesar di Inggris itu sedang melakukan pembicaraan untuk meminjam US$1,2 miliar melalui program darurat virus corona.

Lewat pernyataan email, Departemen Bisnis, Energi & Strategi Industri Inggris menyatakan tetap membangun komunikasi dengan para produsen mobil dan akan membantu mereka dalam melewati krisis.

“Kami menyadari tantangan yang dihadapi industri akibat virus corona. Perusahaan dapat memanfaatkan paket tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk skema meningkatkan modal, fleksibilitas dengan tagihan pajak, dan dukungan keuangan bagi karyawan,” tulis keterangan dari departemen tersebut.

JLR, yang dimiliki oleh Tata India selama lebih dari satu decade menjadi lambang warisan produsen mobil Inggris dengan mempekerjakan sekitar 38.000 orang di Inggris memproduksi mobil sport Jaguar dan SUV Land Rover.

Pada Februari, JLR mengesampingkan rencana untuk menerbitkan obligasi dolar AS setelah investor menuntut tingkat bunga lebih tinggi untuk mengimbangi risiko yang ditimbulkan oleh virus corona.

Penjualan mobil Inggris turun 97 persen pada bulan April ke level yang tidak terlihat sejak Perang Dunia II. Industri otomotif Inggris juga telah melobi pemerintah untuk memungkinkan dibuka kembali ruang pameran untuk memulai penjualan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top