Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mobil 7-Penumpang Tetap Ngetren, Model SUV Primadona

Tren kendaraan dinilai masih tetap akan berfokus pada mobil yang dapat mengangkut lebih banyak penumpang di dalamnya, termasuk model seven seaters.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 16 Mei 2020  |  03:10 WIB
Model berpose bersama mobil Toyota All New Rush, di salah satu sudut Kota Bandung, Jabar, Rabu (7/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Model berpose bersama mobil Toyota All New Rush, di salah satu sudut Kota Bandung, Jabar, Rabu (7/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Tren kendaraan dinilai masih tetap akan berfokus pada mobil yang dapat mengangkut lebih banyak penumpang di dalamnya, termasuk model seven seaters.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, mengatakan mobil-mobil dengan kapasitas lebih dan utilitas banyak guna tetap memiliki permintaan kuat di pasar.

"Kita lihat memang pada umumnya, demand konsumen itu tidak hanya kendaraan MPV dan SUV. Tapi, lebih ke arah seven seaters," ungkap Anton pada saat acara bincang santai bersama Forum Wartawan Otomotif, Jumat (15/5/2020).

Pria yang akrab disapa Anton ini mengatakan, kendaraan yang dapat mengangkut banyak penumpang sangat dicari pada saat adanya pandemi wabah virus corona di Indonesia.

"Meski di masa Covid ini pun karena memang mobil-mobil seven seaters seperti ini kan serba bisa, jadi bisa diadalkan," kata Anton.

Kendati demikian, mobil-mobil yang berjenis sport utility vehicle (SUV) ini masih menjadi primadona di pasar Indonesia, bahkan tren SUV juga hadir di luar negeri.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah merek mobil di Indonesia cenderung menghadirkan produk baru dengan wujud utilitas sportif. Terbaru, BMW merilis X6 yang dijual terbatas 10 unit. Tak mau ketinggalan, Mercedes Benz juga akan meluncurkan model terbaru GLS, sebuah SUV premium yang pertama kali dirilis pada 2006.

Di Korea Selatan, Renault meluncurkan Samsung Capture, SUV kompak yang digadang mampu mengungkit pasar. Adapun Hyundai tengah menyiapkan NE, mobil listrik berdesain sportif yang akan diluncurkan pada 2021.

Di Amerika, GM akan menghadirkan model-model SUV bongsor ketika pabriknya mulai beroperasi kembali. Di Eropa, Toyota menyiapkan sport utility vehicle (SUV) hibrida berukuran besar Highlander pada awal 2021. Mobil ini dilengkapi powertrain hibrida lengkap dan standar AWD-i untuk menyaingi Ford Explorer Plug-In Hybrid.

Anton mengatakan tren permintaan SUV tidak hanya di masa Civid-19. "Tapi memang yang kita perhatikan tidak hanya di masa Covid, beberapa tahun belakangan ini model atau stlyling SUV sepertinya menjadi salah satu permintaan dari pasar juga," jelas Anton.

Untuk menggaet pasar yang seksi itu, para produsen otomotif di dunia bahkan di Indonesia juga tidak mau kalah untuk ambil bagian dari pasar SUV untuk memperkenalkan berbagai kendaraan mereka.

Menurut dia, seven seaters dari segala genre mobil baik SUV maupun MPV itu menjadi pasar yang sangat baik di Indonesia beberapa tahun belakangan.

"MPV 7 seaters yang SUV pun rasanya demand-nya meningkat, jadi kalau kita lihat penjualan Rush juga sangat meningkat dalam 2 tahun belakangan ini. Itu salah satunya karena memang demand dari 7 seaters SUV itu tinggi," tutur dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tren Mobil Listrik SUV Mobil 7 Penumpang

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top