Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Mobil Hibrida Toyota Tembus 15 Juta Unit

Penjualan mobil listrik hibrida (HEV) dari Toyota Motor Corporation menyentuh angka 15 juta unit secara global pada awal tahun ini. Catatan itu diraih sejak Toyota meluncurkan Prius pada 1997.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 28 April 2020  |  21:01 WIB
Toyota Prius PHEV.  - Toyota
Toyota Prius PHEV. - Toyota

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan mobil listrik hibrida (HEV) dari Toyota Motor Corporation menyentuh angka 15 juta unit secara global pada awal tahun ini. Catatan itu diraih sejak Toyota meluncurkan Prius pada 1997.

Dilansir dari laman resmi Toyota, Selasa (28/4/2020), penjualan model HEV di Eropa telah mencapai 2,8 juta unit dengan 19 model dipasarkan, baik dari merek Toyota maupun Lexus. Sementara di tingkat global, tersedia 44 model hibrida yang dipasarkan.

Shigeki Terashi, Chief Officer Toyota Motor Corporation (TMC), mengatakan model HEV merupakan bagian penting sebagai jembatan kendaraan listrik di masa depan.

Dia pun memastikan Toyota akan terus menyediakan kendaraan listrik untuk mengurangi emisi global, membentuk infrastruktur pasar, dan memenuhi permintaan pelanggan.

"Tentu saja, kami harus bekerja keras untuk meningkatkan kinerja baterai dan menurunkan biaya dari mobil listrik penuh (BEV)," tuturnya.

Keputusan Toyota untuk mengembangkan kendaraan listrik hibrida dimulai sejak 25 tahun lalu. Saat itu, CEO Toyota, Takeshi Uchiyamada memimpin tim guna mengembangkan mobil abad 21, yang bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca dan polutan.

Alhasil meluncurlah Toyota Prius generasi pertama pada 1997. Peluncurannya tak berselang jauh dari penandatanganan Protokol Kyoto, yang menjadi tonggak bersejarah bagi gerakan lingkungan saat itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik PHEV Toyota Motor Corporation
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top