Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Ikut Arahan, Pabrik Tesla di California Tetap Beroperasi

Pabrik Tesla di Alameda mempekerjakan lebih dari 10.000 pegawai dengan hasil produksi tahunan lebih dari 415.000 unit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  20:29 WIB
Tampilan layar dashboard Tesla. - Wikimedia Commons/Antara
Tampilan layar dashboard Tesla. - Wikimedia Commons/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tesla, perusahaan teknologi global asal Amerika Serikat, akan tetap mengoperasikan pabrik di Fremont, Alameda County, California.

Padahal, akses wilayah Bay Area San Francisco akan ditutup (lockdown) selama tiga pekan sebagai langkah pencegahan virus corona baru (COVID-19).

Pabrik Tesla di Alameda mempekerjakan lebih dari 10.000 pegawai dengan hasil produksi tahunan lebih dari 415.000 unit.

Daerah itu adalah satu dari enam wilayah yang diinstruksikan untuk ditutup oleh pemerintah guna membatasi aktivitas, perjalanan, dan kegiatan lain yang menyedot banyak orang.

Pimpinan Tesla dan wilayah Alameda tidak menjawab permintaan wawancara, dilansir Reuters pada Selasa.

Menurut laporan Electrek, karyawan Tesla menyebutkan bahwa pabrik itu akan tetap beroperasi.

Namun belum jelas, apakah pabrik itu beroperasi dengan melibatkan pegawai atau menggerakkan lini produksinya secara otomatis.

Los Angeles Times mewartakan bahwa Tesla menjalankan bisnis penting sehingga diizinkan tetap beroperasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif Virus Corona Tesla Motors Kendaraan Listrik

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top