Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

General Motors Akhiri Produksi Chevrolet Impala

Chevrolet Impala menjadi kendaraan dengan pembakaran internal terakhir yang diproduksi di Detroit-Hamtramck. Pabrik yang dibuka pada 1985 itu kemudian akan fokus untuk memproduksi mobil listrik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  14:52 WIB
Chevrolet Impala.  - REUTERS
Chevrolet Impala. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen kendaraan asal Amerika Serikat, General Motors, bakal menghentikan produksi sedan ikonik mereka, Chevrolet Impala.

Berdasarkan laporan Detroit Free Press, rencana penghentian produksi yang telah diwacanakan pada awal 2020 itu pun bakal direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, produksi bodi Chevrolet Impala terakhir mulai dikerjakan pada pekan lalu.

Proses perakitan Impala terakhir diperkirakan selesai pada 28 Februari 2020 di pabrik perakitan Detroit Hamtramck Assembly Plant, demikian seperti dikutip dari Carbuzz.com, Senin, (24/2/2020). 

Tidak ada pernyataan dari General Motors akan muncul pengganti Impala. Fakta lain dari berakhirnya produksi ini adalah Impala menjadi kendaraan dengan pembakaran internal terakhir yang diproduksi di Hamtramck. 

Sebelumnya, General Motors berencana untuk menutup pabrik Detroit-Hamtramck. Rencana ini menyebabkan kemarahan di antara 1.800 karyawannya.

Pabrik yang dibuka pada tahun 1985 dan sejak itu telah menghasilkan lebih dari 4 juta kendaraan. Untungnya, General Motors berbalik arah dan memutuskan untuk tetap membuka pabrik, hanya saja pabrik ini akan fokus untuk memproduksi mobil listrik.

Setelah Impala terakhir diluncurkan, pabrik akan ditutup selama 12-18 bulan untuk pengerjaan ulang besar-besaran. Ini akan sepenuhnya diubah menjadi salah satu pabrik paling canggih di seluruh Amerika Utara.

GMC Hummer listrik yang akan datang, mobil otonom bertenaga listrik Cruise Origin EV, dan sejumlah EV lainnya yang belum diumumkan akan diproduksi di pabrik baru nanti. Volume produksi awal untuk EV ini diperkirakan kurang dari 25.000 unit karena masih minimnya permintaan mobil listrik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil general motors

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top