Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Restrukturisasi Bisnis General Motors, Begini Perjalanannya

Produsen otomotif yang hadir di Indonesia melalui merek Chevrolet dan Wuling ini sudah sejak 2010 menjalankan restrukturisasi bisnis dengan mengalihkan sejumlah fasilitas produksinya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Februari 2020  |  20:37 WIB
General Motors - Reuters/Jeff Kowalsky
General Motors - Reuters/Jeff Kowalsky

Bisnis.com, JAKARTA  - General Motors (GM), raksasa otomotif Amerika Serikat, dikabarkan akan mengurangi operasional bisnisnya di Australia dan Selandia baru.

Produsen otomotif yang hadir di Indonesia melalui merek Chevrolet dan Wuling itu  juga menjual pabrik mereka di Thailand kepada produsen asal Cina, Great Wall Motor. Perusahaan juga akan fokus mengembangkan pasar yang lebih menguntungkan seperti di Amerika Serikat dan Cina.

Dilansir Tempo, Senin (17/2/2020), berikut ini sekilas perjalanan  GM dalam merestrukturisasi bisnis mereka sejak 2010:

Februari 2020

* Mengumumkan bahwa akan mengurangi penjualan, desain dan operasi teknik di Australia dan Selandia Baru dan menghentikan produksi merek Holden pada 2021.

* Menandatangani kesepakatan untuk menjual pabrik manufaktur di Thailand ke Great Wall Motor Co Ltd.

* Mengumumkan bahwa Chevrolet akan menghentikan penjualan domestik di Thailand pada akhir 2020.

Januari 2020

* Mengumumkan kesepakatan untuk menjual pabrik Talegaon di India ke Great Wall Motor, yang mengikuti penjualan GM Technical Center India ke Tata Consultancy Services pada bulan September, menyelesaikan penarikan dari India.

Pabrik GM di Texas, AS/Reuters-Mike Stone

Pabrik GM di Texas, AS/Reuters-Mike Stone

Oktober 2019

* Mengumumkan penarikan Chevrolet dari pasar domestik Indonesia pada akhir Maret 2020.

Akhir 2018

* Menghentikan produksi di Vietnam dengan penjualan operasi ke Vinfast.

* Menunjuk Vinfast sebagai distributor Chevrolet di Vietnam dan lisensi mobil kecil ke grup Vietnam untuk diproduksi dan dijual dengan merek Vinfast.

Pekerja GM berkumpul untuk pertemuan UNIFOR Local 222 di dekat pabrik perakitan General Motors di Oshawa, Ontario, Kanada 26 November 2018. /REUTERS-Carlos Osorio

Pekerja GM berkumpul untuk pertemuan UNIFOR Local 222 di dekat pabrik perakitan General Motors di Oshawa, Ontario, Kanada 26 November 2018. /REUTERS-Carlos Osorio

2017

* Menjual operasi bisnis mereka di Afrika Selatan dan Timur ke Isuzu Motors dan mengakhiri penjualan di India.

* Menjual operasi bisnis Opel / Vauxhall dan GM Financial Eropa ke PSA Group.

2015

* Sebagian besar keluar dari pasar Rusia; mengumumkan akan menghentikan produksi mobil bermerek GM di Indonesia.

Pekerja General Motors di Korea Selatan menggelar aksi tuntutan agar GM membatalkan rencana penutupan pabriknya di Seoul, Korea Selatan, 28 February 2018. /Reuters

Pekerja General Motors di Korea Selatan menggelar aksi tuntutan agar GM membatalkan rencana penutupan pabriknya di Seoul, Korea Selatan, 28 February 2018. /Reuters

2013

* Mengumumkan keluarnya Chevrolet di Eropa pada 2015, dan menutup pabrik dan teknik di Australia pada 2017.

2012

* Menutup pabrik perakitan Bochum, Jerman dan menjual operasi transmisi Strasbourg, Prancis.

2010

* Menutup perakitan Antwerpen, Belgia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif chevrolet general motors

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top