Pasar Mobil Awal 2020, Daihatsu: Penjualan Menurun

Setiap tahun pertumbuhan pemasaran pada Januari umumnya melambat. Namun, penjualan mobil pada Januari 2020 mengalami penurunan.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  11:00 WIB
Pasar Mobil Awal 2020, Daihatsu: Penjualan Menurun
Ayla Turbo di GIIAS 2018. - Bisnis.com/Ilham Budiman

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan kendaraan roda empat pada awal tahun 2020 menurun. Pasar mobil diperkirakan masih akan mengalami stagnasi sepanjang kuartal IV/2020.

Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengaku bahwa setiap tahun pertumbuhan pemasaran pada Januari umumnya melambat. Namun, jelas dia, penjualan mobil pada Januari 2020 mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Daihatsu, jelasnya, mencatatkan penurunan sekitar 2% pada periode tersebut untuk pemasaran mobil dari pabrik ke diler atau wholesales.

"Secara seasonal biasanya Januari memang melambat. Namun, Januari tahun ini turun dibandingkan tahun lalu baik wholesales maupun ritel," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (11/2/2020).

Amelia pun menilai pasar kendaraan roda empat masih cenderung stagnan pada triwulan pertama tahun ini. Menurutnya, kondisi ekonomi nasional dan global masih akan menjadi faktor yang akan membebani gerak pertumbuhan pemasaran produk niaga di sektor otomotif.

Di samping itu, jelasnya, eskalasi dampak virus corona sejak akhir 2019 menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan di dunia usaha. Penyebaran wabah penyakit mematikan itu membuat semua pihak khawatir.

Berdasarkan data yang diterima Bisnis, Daihatsu berhasil memasarkan 14.173 unit kendaraan secara wholesales pada Januari 2020. Sigra dan Ayla masih menjadi kontributor dominan, serta Gran Max yang masih signifikan bagi segmen kendaraan komersial.

Pada periode yang sama, penjualan ritel Daihatsu mencapai 14.582 unit.

Kendati diperkirakan masih akan stagnan, Amelia mengatakan ADM akan tetap berupaya untuk memacu pemasaran produk. Salah satu strategi yang dijalankan agen pemegang merek Daihatsu ini adalah memperkuat layanan dan kemitraan dengan lembaga pembiayaan.

Pasalnya, dia mengatakan sekitar 80% pembeli produk Daihatsu di Indonesia menggunakan fasilitas kredit. Di segmen komersial, jelasnya, bahkan 90% konsumennya memanfaatkan layanan jasa pembiayaan.

Pihaknya akan mendorong hadirnya opsi pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat.

"Ada dua pilihannya, DP [down payment] rendah atau cicilannya ringan. Itu yang kami lakukan dengan mitra kami ACC [Astra Credit Company] dan Daihatsu Financial Services," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mobil, daihatsu

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top