Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Pencurian Ban dan Pelek Mobil, VW Gunakan Baut Khusus

Agen Pemegang Merk Volkswagen di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor (GMM) menyebutkan pabrikan kendaraan asal Jerman itu sudah memiliki teknologi untuk mencegah pencurian ban mobil.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  09:54 WIB
VW Touareg. - VW
VW Touareg. - VW

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus pencurian ban dan pelek mobil kini tengah heboh di masyarakat. Salah satunya terjadi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat belakangan ini.

Pelakunya sendiri sudah ditangkap oleh pihak beberapa waktu lalu. Dia dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dan diancam kurungan maksimal tujuh tahun. Meski sudah tertangkap, bukan tidak mungkin kasus serupa dapat terjadi lagi di wilayah lain.

Agen Pemegang Merk Volkswagen di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor (GMM) menyebutkan pabrikan kendaraan asal Jerman itu sudah memiliki teknologi untuk mencegah pencurian ban mobil.

COO GMM Jonas Chendana mengatakan VW memiliki baut khusus di setiap ban mobilnya. Baut khusus itu, lanjut dia, hanya dapat dibuka menggunakan kunci khusus yang disediakan oleh VW.

"Secara overall di VW ada yang namanya protection alloy itu ada salah satu nat atau bautnya yang pakai kunci khusus. Jadi dia bautnya khusus jadi harus pakai kunci khusus sendiri," ujar Jonas kepada Bisnis, Kamis (30/1/2020).

Dia menyebutkan, teknologi tersebut sudah ada sejak lama dan disematkan ke mobil-mobil keluaran Volkswagen.

Meski demikian, dia mengaku heran dengan maraknya pencurian ban dan pelekmobil ini. Menurut dia hal serupa tidak pernah terjadi di Eropa.

"Di  Eropa enggak ada yang seperti ini. Karena cuma di Indonesia doang yang seperti ini. Cuma di Indonesia saja yang kreatif," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Komponen Otomotif vw ban mobil Volkswagen
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top