Pajak KBH2 Bakal Naik, Suzuki Tunggu Respons Industri

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan masih akan melihat persaingan industri dalam menyikapi pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 3% untuk kendaraan bermotor roda empat yang hemat energi dan harga terjangkau (KBH2).
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 30 September 2019  |  17:35 WIB
Pajak KBH2 Bakal Naik, Suzuki Tunggu Respons Industri
ilus - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan masih akan melihat persaingan industri dalam menyikapi pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 3% untuk kendaraan bermotor roda empat yang hemat energi dan harga terjangkau (KBH2).

Direktur Pemasaran 4W Donny Saputra mengatakan regulasi pajak baru tidak mesti disikapi dengan menaikkan harga oleh para agen pemegang merek (APM). Menurutnya, faktor kompetisi juga akan berperan penting dalam menyikapi aturan baru itu.

“Saat harga produksinya sama, tapi regulasinya [PPnBM] naik 3% kita harus lihat juga kompetisinya, apakah merek lain akan menaikkan harga atau tidak? Apakah produk kita unggul atau tidak? Jadi tidak serta merta kenaikan 3% ini akan menaikkan harga unit,” katanya kepada Bisnis, Senin (30/9/2019).

Dia mengatakan apabila APM cenderung memilih untuk tidak menaikan harga maka tidak akan terjadi kontraksi pada penjualan KBH2. Namun, apabila yang terjadi adalah sebaliknya, maka yang akan terjadi di pasar menunda pembelian.

Hal itu, lanjutnya, disebabkan oleh karkateristik pasar kendaraan KBH2 yang lebih sensitif terhadap kenaikan harga. Dia mengatakan bahwa sekitar 80% dari konsumen mobil ini adalah orang yang pertama kali membeli mobil.

“Di segmen ini kebanyakan adalah orang yang pertama kali membeli mobil, jadi segmen ini agak sensitif masalah harga. Maka pasti ada kontraksi, mereka butuh waktu untuk kembali ke volume sebelumnya, artinya ke volume normal. Nah biasanya kontraksi antara 3—6 bulan,” katanya.

Dia mengatakan kalaupun akhirnya harga harus dinaikkan, hal itu tidak akan dilakukan secara sekaligus. Kenaikan harga unit akan dilakukan secara bertahap seiring dengan sosialisasi kepada calon konsumen terlebih dahulu.

Donny mengharapkan pemerintah dapat segera mengesahkan aturan baru PPnBM untuk mobil KBH2 dalam waktu dekat. Masa sosialisasi yang terlalu lama dinilai membuat waktu bagi APM untuk mengambil langkah strategis semakin pendek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
LCGC, KBH2

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan
Top