Isi Ceruk Pasar High SUV, Isuzu MU-X Punya Modal Pelanggan Fanatik

Model sport utility vehicle (SUV) andalan Isuzu MU-X terus berupaya mengisi ceruk pasar kelas atas SUV. Fanatisme pemilik Isuzu yang lama akrab dengan mobil diesel legendaris Panther menjadi modal besarnya.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 07 Juli 2019  |  19:00 WIB
Isi Ceruk Pasar High SUV, Isuzu MU-X Punya Modal Pelanggan Fanatik
Isuzu mu-X - Bisnis/Tegar Arief

Bisnis.com, JAKARTA - Model sport utility vehicle (SUV) andalan Isuzu MU-X terus berupaya mengisi ceruk pasar kelas atas SUV. Fanatisme pemilik Isuzu yang lama akrab dengan mobil diesel legendaris Panther menjadi modal besarnya.

“Histori pengalaman dari Panther itulah yang menjadi alasan banyak konsumen membeli MU-X,” ujar Sugaji, Branch Manager Astrido Isuzu Pacenongan Indramayu, dalam keterangan pers Isuzu, Minggu (7/7/2019).

Dia mencontohkan Pondok Pesantren Ma'had Al-Zaytun, yang pada pekan lalu membeli secara tunai 19 mobil MU-X untuk kendaraan operasional antarjemput dosen, dan guru mereka.

Sugaji mencontohkan apa yang terjadi di Al-Zaitun. Ponpes itu sejak lama merupakan pengguna kendaraan Isuzu Panther. Makanya, saat membutuhkan mobil operasional terbaru, mereka langsung melirik Isuzu MU-X. Alasannya, MU-X memiliki tenaga lebih besar dari Panther dan nyaman dikendarai.

“Karena kebutuhan mobilitas yang tinggi untuk antar atau jemput dosen dan guru-guru pengajar yang kadang harus menempuh jarak yang jauh, seperti Banten, Bandung, Solo, dan kota-kota lain di Pulau Jawa yang membuat Al-Zaytun membeli 19 unit MU-X, pembelian sekaligus sebanyak itu jarang sekali terjadi selain government,” tutur dia.

Diakui, pembelian itu akan mendongkrak angka penjualan MU-X, termasuk penjualan Isuzu secara keseluruhan. Penjualan Isuzu memang terus meningkat. Sepanjang 2018, penjualan ritel Isuzu mencapai 25.286 unit atau naik 26,9 % dari tahun sebelumnya yang sebesar 20.502 unit. Penjualan Isuzu MU-X juga melonjak, dari 712 unit pada 2017, menjadi 737 unit di 2018.

Sugaji menambahkan, saat menawarkan MU-X, ia tidak mempromosikan soal tampilan eksterior dan interior, sebab kebanyakan konsumen langsung membandingkan dengan merek pesaing.

“Tetapi saya langsung bicara soal kendaraan yang enak dibawa dan kenyamanan kabin. Karena memang itu yang menjadi keunggulan Isuzu MU-X. Ternyata benar, MU-X diterima dengan baik,” kata dia.

Sugaji menambahkan bahwa banyak konsumen memilih MU-X selain nyaman bagi pengendara dan penumpang di kabin, mobil itu juga memiliki mesin common rail yang bisa mengonsumsi bahan bakar jenis apa saja. “Jadi tidak perlu khawatir jika masuk SPBU, karena bisa memilih bahan bakar diesel apa aja,” tambah dia.

Memang, Isuzu MU-X didukung mesin turbo diesel Isuzu 4JK1-TC, 2.5 L berteknologi direct fuel common rail bertekanan tinggi dengan power maksimal 136 ps/3400 rpm dan torsi maksimal 32,6 Kgm/1800-2800 rpm. MU-X diperkuat system Turbocharge intercooled VGS (Variable Geometry System) dan hadir mengusung 5 speed AT dengan Sequential Shifting.

Mesin Isuzu MU-X tidak ada masalah apabila menggunakan bahan bakar solar biasa maupun Pertamina Dex. Hal itu karena adanya Diamond-Like-Carbon yang mencegah keausan injektor.

Marketing Division Head Astra Isuzu Andy Dwi Zatmoko menjelaskan bahwa Isuzu terus meningkatkan mutu produknya. “Ini bakal menjadi kunci keberhasilan.”

Ia yakin penjualan MU-X masih positif. Apalagi, Gaikindo memperkirakan tahun ini penjualan otomotif sama dengan tahun lalu di angka 1,1 juta unit. “Kami di Isuzu tetap optimistis, tetap bertahan seperti angka penjualan tahun lalu,” tutur Andi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Isuzu Panther, Isuzu MU-X

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top