Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembelian Supercar, Setengah Kredit Setengah Tunai

Sebagian pembelian supercar dilakukan dengan pembiayaan leasing, sisanya dibeli secara tunai. Konsumen yang membeli melalui pembiayaan, pihak agen pemegang merek mengikuti aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengharuskan minimal uang muka sebesar 20%.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  20:00 WIB
Supercar di Bali. Mereka datang jakarta, Surabaya, Bali, Malang, Yogyakarta, Solo, hingga Bandung.  - BINIS.COM/Ni Putu Wiratmini
Supercar di Bali. Mereka datang jakarta, Surabaya, Bali, Malang, Yogyakarta, Solo, hingga Bandung. - BINIS.COM/Ni Putu Wiratmini

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian pembelian supercar dilakukan dengan pembiayaan leasing, sisanya dibeli secara tunai. Konsumen yang membeli melalui pembiayaan, pihak agen pemegang merek mengikuti aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengharuskan minimal uang muka sebesar 20%.

Direktur Utama Prestige Image Motorcars Rudy Salim mengatakan bahwa komposisi cara pembelian supercar adalah sekitar 50% tunai dan 50% melalui pembiayaan. Uang muka atau down payment yang ditawarkan biasanya disesuaikan dengan kemampuan dan keinginan konsumen.

"APM [agen pemegang merek] tetap mengacu pada aturan OJK yakni minimal 20%. Namun, praktiknya tergantung pada kemampuan konsumen," ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (25/3/2019).

Lebih jauh lagi dia mengatakan bahwa tahun politik menjadi penyebab pasar supercar lesu. Menurutnya, konsumen banyak menunggu suhu politik dan ekonomi paskapemilu untuk membeli supercar.

"Tahun lalu, tidak sampai 10 unit [supercar] yang terjual. Kami harap paskapemilu penjualan kembali menanjak," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Super Car
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top