Pangsa Pasar SUV Tertahan di 6,22%

Kendati pengiriman kendaraan ke diler meningkat selama 10 bulan pertama tahun ini, penjualan sport utility vehicle (SUV) justru bergerak stagnan. Total penjualan SUV sepanjang 10 bulan pertama sebanyak 59.895 unit, atau hampir sama dengan pencapaian tahun lalu yang sebanyak 59.902 unit.
Thomas Mola | 06 Desember 2018 20:55 WIB
Mitsubishi Pajero Sport. - MITSUBISHI

Bisnis.com, JAKARTA—Kendati pengiriman kendaraan ke diler meningkat selama 10 bulan pertama tahun ini, penjualan sport utility vehicle (SUV) justru bergerak stagnan. Total penjualan SUV sepanjang 10 bulan pertama sebanyak 59.895 unit, atau hampir sama dengan pencapaian tahun lalu yang sebanyak 59.902 unit.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)menyebutkan mencatat landainya penjualan SUV membuat pangsa SUV terhadap penjualan kendaraan nasional tertahan pada kisaran 6,22% pada 10 bulan pertama tahun ini. Pada periode yang sama tahun lalu, pangsa SUV terhadap kendaraan nasional sebanyak 6,88%.

Jika ditarik ke belakang, sejak 2014 pangsa SUV terus meningkat di Indonesia. Pada 2014 penjualan SUV tercatat sebanyak 53.855 unit atau meraih pangsa 4,46%. Pasar SUV kemudian membesar di mana naik menjadi 5,35% pada 2015, lalu 6,83% pada 2016 dan menjadi 6,80% pada tahun lalu.

Pada tahun ini, persaingan SUV andalan Mitsubishi dan Toyota kian sengit. Kedua kendaraan ini menjadi penguasa pasar SUV dan bersaing ketat memperebutkan hati konsumen. Pada 10 bulan pertama tahun ini, Mitsubishi bisa berlega hati karena mencatatkan kinerja positif.

Gaikindo mencatat Pajero Sport tumbuh 18,75%, sementara Fortuner mengalami kontraksi alias turun 7,71%. Selama 10 bulan pertama 2018, pengiriman Pajero Sport dan Fortuner ke diler masing-masing sebanyak 18.104 dan 18.465 unit.

Tag : All New Pajero Sport
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top