Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Demi Mobil Listrik, Volkswagen Alokasikan Investasi Rp734 Triliun

Volkswagen pada Jumat (16/11) mengumumkan bakal menghabiskan dana 44 miliar euro (Rp 734,2 triliun) untuk memproduksi mobil listrik, swakemudi dan layanan mobilitas terbaru pada 2023.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 17 November 2018  |  09:00 WIB
Demi Mobil Listrik, Volkswagen Alokasikan Investasi Rp734 Triliun
Volkswagen ID. dibangun dengan basis platform MEB. - VOLKSWAGEN
Bagikan

Bisnis.com, WOLFBURG - Volkswagen pada Jumat (16/11) mengumumkan bakal menghabiskan dana 44 miliar euro (Rp 734,2 triliun) untuk memproduksi mobil listrik, swakemudi dan layanan mobilitas terbaru pada 2023, dilansir Reuters.

Langkah ini merupakan wujud dukungan Volkswagen sebagai salah satu raksasa otomotif dunia guna memproduksi mobil berteknologi masa depan secara massal.

Produsen mobil itu juga berencana meningkatkan produktivitas pabriknya hingga 30% pada 2025. Mereka akan membangun lebih banyak kendaraan dengan merek berbeda pada jalur perakitan yang sama, kata perusahaan itu.

Langkah itu diharapkan bisa menurunkan rasio belanja modal pada divisi otomotif grup mereka menjadi enam persen dari total pendapatan, mulai tahun 2020 dan seterusnya.

Selain itu, Volkswagen Group China juga akan menggandeng perusahaan mitra pada tahun 2019 untuk berinvestasi senilai 4 miliar euro (Rp66,4 triliun) di China. Investasi itu akan meliputi mobil listrik, layanan mobilitas, dan jaringan pengisian daya cepat, dilansir Xinhua.

Volkswagen akan meluncurkan lebih dari 30 model kendaraan berenergi terbarukan di China dalam dua tahun ke depan. Adapun setengah dari model itu akan diproduksi secara lokal.

Produsen mobil itu diperkirakan akan mengirimkan sekitar 400.000 kendaraan ke pasar China pada 2020. Jumlahnya diperkirakan akan melonjak menjadi sekitar 1,5 juta kendaraan pada 2025.

Mobil listrik Volkswagen buatan China tetap menggunakan platform MEB seperti yang diterapkan di Eropa. Mobil-mobil itu akan diproduksi di dua pabrik, FAW-Volkswagen dan SAIC Volkswagen, pada 2020.

Mereka juga menggandeng mitra lokal untuk membangun jaringan pengisian daya listrik cepat di China mulai 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Volkswagen AG

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top