Rush & Terios Topang Pertumbuhan Pasar LSUV

Kehadiran all new Rush dan Terios membuat pasar low sport utility vehicle bertumbuh 34,60% pada Januari-September 2018. Kendaraan generasi ketiga Toyota dan Daihatsu itu mampu tumbuh tinggi, sedangkan merek lainnya menurun.
Thomas Mola | 29 Oktober 2018 17:00 WIB
Presdir PT Astra Daihatsu Motor Tetsuo Miura (dari kiri), President Daihatsu Motor Co.Ltd Soichiro Okudaira, CEO PT Astra International Tbk -Daihatsu Sales Operation Djony Bunarto Tjondro dan Wakil Presdir PT Astra Daihatsu Motor Pongky Prabowo, berpose dengan mobil Daihatsu All New Terios Custom dalam ajang Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) di Tangerang, Banten Kamis (2/8/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA--Kehadiran all new Rush dan Terios membuat pasar low sport utility vehicle bertumbuh 34,60% pada Januari-September 2018. Kendaraan generasi ketiga Toyota dan Daihatsu itu mampu tumbuh tinggi, sedangkan merek lainnya menurun.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total pengiriman kendaraan ke diler (wholesales) sepanjang Januari-September 2018 sebanyak 96.286 unit, sementara periode yang sama tahun lalu sebanyak 71.535 unit. Kecuali Rush dan Terios, hampir semua model kendaraan pada model low sport utility vehicle (LSUV) mengalami penurunan wholesales.

Kedua model pembaruan Rush dan Terios diluncurkan pada November 2017 itu bertumbuh positif hingga September 2018. Gaikindo mencatat penjualan Rush sepanjang 9 bulan pertama tahun ini sebanyak 38.568 unit, naik 136,88%. Penjualan Terios juga tercatat naik sebesar 129,25% atau setara dengan 21.497 unit pada Januari-September 2018.

Dengan penjualan Toyota dan Daihatsu sebanyak 257.400 dan 147.513 unit pada 9 bulan pertama, Rush dan Terios masing-masing berkontribusi sebesar 14,98% dan 14,57% terhadap penjualan tersebut.

Wholesales dari pabrikan lain seperti Honda yang memasarkan HR-V dan BR-V pada segmen LSUV mengalami kontraksi. Jumlah penjualan HR-V dan BR-V menyusut dari 25.960 unit dan 15.039 unit menjadi 24.905 unit dan 7.553 unit.

Adapun, tiga besar penguasa pangsa pasar LSUV pada kuartal III/2018 ialah Toyota Rush dengan 44,64%; Honda HR-V dengan 25,87%, dan Daihatsu Terios yang meraih 24,88% pangsa pasar LSUV.

Kembar Rush dan Terios diproduksi di pabrik Astra Daihatsu Motor (ADM).

Daihatsu terios generasi pertama lahir pada 1997. Mobil ini dipasarkan di Jepang (Toyota Cami), Malaysia (Perodua Kembara), India (Premier RiO, dan China (Zotye 2008, Huali Terios, Dario). Adapun di Indonesia dipasarkan dengan nama Daihatsu Taruna.

Generasi kedua dilahirkan pada 2016, dengan sejumlah nama seperti di Daihatsu Bego (Jepang), Toyota Rush (Indonesia), Daihatsu Terios (Indonesia, Turki), Daihatsu Terios Wild/Advantage (Chile), Daihatsu Grand Terios (Mesir), dan Perodua Nautica (Malaysia).

Di Jepang, Daihatsu Terios generasi diproduksi sampai dengan 2016, sementara produksi terakhir di Indonesia sampai dengan 2017 sebelum diluncurkan model terbarunya.

Tag : Daihatsu Terios, All New Toyota Rush
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top