Suzuki Akan Ekspor All New Ertiga ke 22 Negara

Suzuki memastikan akan mengekspor All New Ertiga yang diluncurkan secara perdana global (world premiere) di Indonesia beberapa waktu lalu ke 22 negara, menggantikan ekspor kendaraan serbaguna Ertiga sebelumnya.
Yudi Supriyanto | 15 Mei 2018 17:00 WIB
All New Ertiga Suzuki - Antara

Bisnis.com, BOGOR—Suzuki memastikan akan mengekspor All New Ertiga yang diluncurkan secara perdana global (world premiere) di Indonesia beberapa waktu lalu ke 22 negara, menggantikan ekspor kendaraan serbaguna Ertiga sebelumnya.

Ryohei Uchiki, General Manager Strategic Planning Department PT Suzuki Indomobil Sales, mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pengapalan All New Ertiga ke negara-negara di Asean dan Amerika Latin.

Pengapalan All New Ertiga yang akan dilakukan perusahaan, lanjutnya, dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) dan terurai (completely knock down/CKD).

Iya, kami ekspor Ertiga lama itu 22 negara. Kami akan melanjutkan ekspor All New Ertiga baru ke negara-negara itu,” kata Uchiki kepada Bisnis di Bogor.

Dia menjelaskan, waktu pasti pengapalan All New Ertiga ke negara-negara tujuan tergantung pada proses homologasi yang ada di masing-masing negara tersebut.

Menurutnya, tim produksi Suzuki akan langsung bersiap untuk melakukan pengapalan ketika proses homologasi untuk All New Ertiga di negara tujuan sudah selesai. Dia mengungkapkan, pihaknya belum menentukan target pasti jumlah pengapalan kendaraan All New Ertiga lantaran perusahaan masih melihat kondisi.

“Tapi, menurut saya belum ada yang konkret target ekspor All New Ertiga, yang pertama karena bisnis eksport ada masalah currencies, dan kondisi marketnya bisa naik sesuai dengan antisipasi kah atau tidak kah? Agak susah menyiapkan target,” katanya.

Hanya saja, dia berharap pengapalan All New Ertiga dapat lebih tinggi dibandingkan dengan pengapalan model Ertiga lama mengingat kendaraan serbaguna tersebut merupakan produk baru dari sebelumnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total pengapalan kendaraan CBU merek Suzuki mencapai 9.959 unit pada tiga bulan pertama tahun ini. Pencapaian tersebut lebih tinggi 3.422 unit atau 52,3% dibandingkan Januari-Maret 2017.

Ekspor kendaraan serbaguna Ertiga secara utuh mencapai 4.055 unit atau memberikan kontribusi sebesar 40,72% dari total pengapalan CBU Suzuki pada Januari-Maret 2018.

Sementara itu, pengapalan kendaraan secara terurai merek Suzuki pada Januari-Maret 2018 sebanyak 8.856 unit, lebih tinggi 1.512 unit atau 20,6% dibandingkan dengan ekspor CKD pada tiga bulan pertama tahun lalu.

Kontribusi ekspor CKD Ertiga pada tiga bulan pertama tahun ini mencapai 14,36% dari total pengapalan kendaraan CKD Suzuki.  Masih dalam data Gaikindo, tujuan ekspor kendaraan CBU merek Suzuki secara keseluruhan antara lain Afrika, Asia, Middle East Asia, Oceania, dan South America serta Karibia.

Adapun kendaraan serbaguna Ertiga memiliki tujuan ekspor South America ditambah Caribian dan Asia. Pengapalan CBU Ertiga oleh Suzuki, dalam data Gaikindo, pada tiga bulan pertama tahun ini paling banyak ke Asia dengan jumlah kendaraan 3.002 unit.

Kemudian, kawasan Amerika Latin dan Caribian sebanyak 1050 unit, dan Oceania 3 unit. Kemudian, tujuan ekspor kendaraan CKD Suzuki antara lain Pakistan, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Adapun Ertiga diekspor secara terurai ke Malaysia, yakni 1.272 unit pada Januari-Maret 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ekspor Mobil, All New Suzuki Ertiga

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top