Pasar Sepeda Motor Lesu, Piaggio Klaim Tetap Positif

Kondisi pasar sepeda motor hingga lima bulan pertama tahun ini memaksa Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) merevisi target akhir tahun menjadi 6 juta unit dari sebelumnya 6,2 juta unit. PT Piaggio Indonesia yang bermain di motor kelas premium mengatakan tidak begitu terkena dampak.
Muhammad Khadafi | 22 Juni 2017 08:28 WIB
Piaggio - Ilustrasi/giavamotors.com

Bisnis.com, JAKARTA – Kondisi pasar sepeda motor hingga lima bulan pertama tahun ini memaksa Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) merevisi target akhir tahun menjadi 6 juta unit dari sebelumnya 6,2 juta unit.

PT Piaggio Indonesia yang bermain di motor kelas premium mengatakan tidak begitu terkena dampak. “Itu yang terpengaruh pasar kan motor mainstream. Mereka pasang harga Rp15 juta—Rp20 juta, sedangkan kami bisa dua kali lipat, jadi konsumennya beda,” kata Marketing Director PT Piaggio Indonesia Andre Sanyoto, Senin (19/6/2017).

Piaggio Indonesia bahkan mengklaim sepanjang lima bulan pertama tahun ini, khususnya Vespa tumbuh positif. Perusahaan tidak akan mengoreksi target pertumbuhan tahun ini Andre memastikan target perusahaan masih sama, yakni dapat tumbuh dua digit seperti tahun lalu.

Hal ini pun membuat perusahaan makin percaya diri untuk mengeluarkan produk baru pada semester kedua tahun ini. Piaggio Indonesia selaku agen pemegang merek (APM) Motoguzzi, Aprilia, Piaggio, dan Vespa ini akan meluncurkan hingga tiga produk baru semester depan.

Andre enggan berbicara mengenai tipe maupun segmen yang akan diincar oleh Piaggio Indonesia. Dia hanya mengatakan bahwa yang sudah pasti akan diluncurkan pada semester kedua adalah Vespa 946 Red Edition.

Sebuah Vespa hasil kerja sama dengan yayasan amal bernama Red Blobal Fund untuk memerangi TBC, Malaria, dan AIDS. Vespa ini rencananya akan dibanderol dengan harga tidak jauh dari saudaranya, 946 Emporio Armani, yakni sekitar Rp196 juta. 

Tag : piaggio
Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top